Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Tinggal di Rumah Bambu di Pekarangan Tetangga, Rumah Janda Asal Juwana Ini Direnovasi TNI



Reporter:    /  @ 21:09:30  /  16 Maret 2017

    Print       Email

Anggota TNI dan masyarakat gotong-royong membangun rumah Ngatini, seorang janda asal Langenharjo, Juwana yang semula tinggal di rumah tidak layak huni. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang janda beranak tiga, Ngatini (48), warga Desa Langenharjo RT 2 RW 1, Kecamatan Juwana, Pati harus rela tinggal di rumah bambu yang berada di pekarangan rumah tetangga. Ngatini hidup dalam keterbatasan ekonomi dan rela bekerja apa saja untuk menyambung kebutuhan hidupnya.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Ngatini menunggu tetangganya menyuruh untuk melakukan pekerjaan. Dari itu, dia bisa bertahan hidup di sebuah rumah yang sebetulnya tidak layak huni.

Rumah bambu Ngatini yang menumpang di pekarangan tetangga berukuran 3×4 meter. Tidak hanya sempit, kondisi rumah Ngatini juga sangat parah. Bahkan, kanan kirinya harus disangga kayu karena mau roboh.

Beruntung, ada seorang anggota TNI AD yang melihat kondisi rumah Ngatini. Babinsa setempat, Serda Sutadi melaporkan kondisi Ngatini kepada komandannya, Danramil 02/Juwana Kapten Arh Sumariyono.

“Untuk melihat langsung kondisinya, kami langsung berpatroli. Setelah melihat kondisinya, kami memutuskan untuk merencanakan renovasi rumah ibu Ngatini. Kondisinya sangat menggugah hati kami,” ungkap Kapten Arh Sumariyono, Kamis (16/3/2017).

Rumah Ngatini akhirnya direnovasi dengan program karya bakti TNI dengan melibatkan sepuluh anggota dan masyarakat sekitar 20 orang. Mereka membangun rumah Ngatini yang hidup sendirian di rumah tersebut.

“Beruntung sekali, masyarakat sekitar juga sangat peduli. Mereka menyumbang bahan-bahan material yang diperlukan untuk membangun rumah Ibu Ngatini,” tuturnya.

Ngatini sendiri tidak bisa berkata apa-apa saat dimintai keterangan. Dia sangat terharu dengan anggota TNI AD dan masyarakat sekitar yang sudah sudi menyumbangkan tenaga dan material untuk membangun rumahnya yang sudah tidak layak huni.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →