Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Buka Pameran Seni Rupa, Bupati Sri Sumarni Dibikin Kaget dengan Dua Lukisan Ini



Reporter:    /  @ 17:19:57  /  15 Maret 2017

    Print       Email

Bupati Sri Sumarni saat menghadiri pameran seni rupa di gedung Wisuda Budaya Grobogan, Rabu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Untuk pertama kalinya, komunitas seniman Grobogan menggelar acara pameran seni rupa di gedung Wisuda Budaya. Pameran yang diprakarsai pihak Kejakaan Negeri Grobogan dibuka Bupati Sri Sumarni, Rabu (15/3/2017).

Sejumlah pejabat hadir dalam kesempatan itu. Antara lain, Kajari Edi Handojo, Ketua DPRD Agus Siswanto, Kepala PN Hendral. Terlihat pula, Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano dan mantan kapolres AKBP Agusman Gurning yang sebelumnya melangsungkan acara pisah sambut.

Usai acara peresmian yang ditandai pemotongan pita di depan pintu masuk, para pejabat diajak melihat puluhan lukisan hasil karya para seniman. Begitu masuk dalam gedung, ada satu lukisan yang masih ditutup tirai dari kain.

Pihak panitia meminta agar Sri Sumarni berkenan membuka tirai penutup tersebut. Begitu dibuka, terlihat sebuah lukisan seorang perempuan dan anak laki-laki berpakaian adat jawa. Setelah diperhatikan, Sri Sumarni sontak kaget sekaligus merasa senang.

Lho, jebule kok gambarku karo putuku (lho, ternyata lukisan diriku dengan cucu). Wah, bagus sekali hasil karyanya,” kata Sri sambil mengamati lukisan tersebut.

Setelah puas melihat lukisan ini, rombongan pejabat kemudian melanjutkan melihat koleksi lukisan lainnya. Tidak lama kemudian, suasana terdengar heboh karena Sri Sumarni dan para pejabat mendadak saling tertawa cukup keras.

“Wah, iki ono gambarku maneh (wah, ini ada lukisanku lagi),” ujar Sri sembari tertawa ketika melihat lukisan seorang perempuan berkacamata dan bekerudung merah itu.

Setelah berkeliling lokasi pameran, Sri menyatakan, hasil karya seniman Grobogan dinilai cukup bagus. Dia berharap, potensi para seniman ini bisa dimaksimalkan.

Pameran seni rupa rencananya akan digelar selama tiga hari, hingga 18 Maret mendatang. Dalam pameran tersebut, sedikitnya ada 70 lukisan yang dipajang. Selain itu, ada pula foto-foto kota Purwodadi tempo dulu yang juga dipajang dalam pameran tersebut.

“Jumlah lukisan ada 70 an dan dibikin oleh tujuh seniman. Kami merasa gembira dengan adanya pameran ini. Sebab, pameran ini bisa menjadikan kami makin bersemangat untuk berkarya,” cetus Kuncung, salah seorang seniman yang terlibat dalam pameran tersebut.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →