Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Pasar Wergu Kudus Disidak Gubernur



   /  @ 20:04:05  /  14 Maret 2017

    Print       Email

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat melakukan sidak di Pasar Wergu di Kabupaten Kudus, Selasa (14/3/2017). (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan sidak pasar baru Wergu Kudus, Selasa (14/3/2017). Ganjar masih menemukan beberapa bagian pasar yang perlu pembenahan sebelum nantinya diresmikan akhir Maret 2017. 

Kondisi lantai keramik yang sudah pecah di Pasar Wergu. (ISTIMEWA)

 

Proyek senilai Rp 25 miliar dari Bantuan Keuangan Pemprov Jateng, tersebut menyisakan masalah berupa tembok retak dan lantai keramik pecah. Kondisi demikian tampak menyebar di gedung pasar. “Kontraktor harus tanggung jawab ini. Harus perbaiki yang rusak-rusak ini. Sebenarnya pasarnya bagus tapi listriknya pating crantol (semrawut),” kata Ganjar.

Tembok yang sudah retak di Pasar Wergu Kudus. (ISTIMEWA)

 

Pantauan di lokasi, tembok yang retak ada di kios pasar nomor 23, 25, 28, 31,32,  35, 36, 119, 133, dan 135. Sedangkan lantai keramik pecah terlihat di beberapa bagian, baik bagian depan maupun belakang. Tidak berhenti di situ, toilet pasar juga kotor. Di toilet itu, saluran air dan keran juga belum terpasang. “Baunya pesing,” ungkap Ganjar.

Kondisi pasar masih sepi aktivitas. Belum semua pedagang memindahkan barang. Hanya sejumlah pedagang sedang menambahkan pintu dan dasaran. Dalam kesempatan itu, Ganjar menuturkan, tahun 2016 Pemprov memberi bantuan pada Pemkab Kudus untuk revitalisasi tiga pasar tradisional. Tiga pasar itu adalah Pasar Piji, Pasar Wergu, dan Pasar Jekulo. Untuk dua pasar yakni Pasar Piji, mendapat bantuan provinsi Rp 15 miliar dan Pasar Wergu Rp 14,2 miliar.

“Tadi saya juga ngecek Pasar Piji belum jadi, yang di Pasar Wergu katanya sudah jadi tapi menurut saya belum karena masih ada banyak PR untuk kontraktor,” katanya.

Ini kondisi toilet baru yang tak layak pakai di Pasar Wergu Kudus. (ISTIMEWA)

 

Ganjar mendesak kontraktor Pasar Wergu untuk bertanggung jawab atas kerusakan yang ada. Bahkan, seharusnya kontraktor memperbaiki sebelum aktivitas pasar resmi dimulai.

Tercatat, pasar di Kelurahan Wergu Wetan itu nantinya bisa menampung sekitar seribu orang pedagang. Pasar yang berdiri di area sekitar 22.000 meter persegi itu diproyeksikan jadi pasar induk atau grosir sayur dan beras.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →