Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Warga Ngarus Pati Olah Pisang Biji Jadi Madumongso



Reporter:    /  @ 09:39:44  /  13 Maret 2017

    Print       Email

Ibu-ibu menunjukkan madumongso pisang klutuk buatan Anggraini. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Pisang biji atau yang dikenal dengan pisang klutuk selama ini tidak dikonsumsi, karena memiliki banyak biji. Namun, di tangan Suziati Nur Anggraini, warga Desa Ngarus, Pati, pisang klutuk diolah menjadi madumongso yang manis dan legit.

“Keberadaan pisang klutuk selama ini sebatas dimanfaatkan daunnya saja yang kuat untuk berbagai keperluan. Buahnya sebagian besar dibuang. Melihat hal itu, saya kemudian berpikir untuk memanfaatkan buah pisang klutuk,” ungkap Anggraini, Senin (13/3/2017).

Dia lantas mencari inspirasi dan melakukan eksperimen untuk membuat produk olahan dari buah yang selama ini dibuang begitu saja. Alhasil, Anggraini mencoba membuatnya menjadi madumongso.

“Inspirasinya sangat sederhana. Saya ingat, ibu pernah mengajari membuat madumongso. Setelah saya coba, ternyata berhasil. Respons masyarakat juga sangat baik. Banyak yang memesan sehingga terkadang kewalahan,” tuturnya.

Selama ini, madumongso terbuat dari ketan dan gula. Namun, Anggraini berhasil membuktikan bahwa jajanan ringan khas asal Jawa ini bisa dikreasikan menggunakan pisang klutuk.

Sayangnya, banyaknya warga yang tidak menanam pisang klutuk membuatnya kesulitan mencari bahan baku ketika pesanan meningkat. Karena itu, ia selalu meminta customer untuk memesan madumongso pisang klutuk terlebih dahulu, sebelum ingin membeli.

Selain ketersediaan bahan baku diakui cukup sulit, proses pembuatan madumongo pisang klutuk butuh waktu yang tidak sebentar. Kendati demikian, pemesan tetap sabar menunggu hingga pesanannya itu jadi dan siap disantap sebagai makanan ringan.

Retno Wijiyati, salah satu pemesan menuturkan, madumongso pisang klutuk buatan Anggraini memiliki rasa yang unik. Tekturnya lembut, ramah bagi penderita gigi sensitif. Rasanya manis dengan sensasi sedikit sepet di mulut. Keunikan rasanya itulah yang membuat Retno acapkali memesan madumongso pisang klutuk.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →