Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Datang ke Grobogan, Putri Indonesia Jawa Tengah Isi Kelas Inspirasi di SMAN 1 Purwodadi



Reporter:    /  @ 14:55:00  /  12 Maret 2017

    Print       Email


Disma Ajeng Rastiti saat memaparkan rencana kerja kelas inspirasi Grobogan pada para relawan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah terbentuk di berbagai kota besar, keberadaan kelas inspirasi akhirnya sampai di Grobogan. Orang yang menggagas berdirinya kelas Inspirasi ini adalah Disma Ajeng Rastiti.

”Iya, kelas inspirasi sekarang sudah ada di Grobogan. Ini, kita juga sudah memiliki banyak relawan yang ikut bergabung,” kata Disma saat menggelar koordinasi dengan relawan kelas inspirasi di aula SMAN 1 Purwodadi, Minggu (12/3/2017).

Sekedar diketahui, sosok Disma ini memang cukup dikenal banyak kalangan. Yakni, setelah Disma tampil dalam grand final pemilihan Putri Indonesia 2016 tanggal 19 Oktober 2016 lalu mewakili Jawa Tengah.

Selama ini, lulusan Sastra Indonesia UGM tersebut juga aktif di berbagai acara sosial. Baik, di Grobogan maupun kota-kota lainnya. Sebelumnya, Disama juga sempat menyandang jadi Mbak Grobogan tahun 2012 lalu.

Menurut Disma, kelas inspirasi merupakan sebuah gerakan untuk turut terlibat aktif dalam usaha peningkatan kualitas pendidikan bangsa. Guna menyukseskan gerakan ini, pihaknya mengajak berbagai pihak termasuk masyarakat umum untuk mengajar sehari pada siswa sekolah dasar. Tujuannya, buat berbagi cerita dan pengalaman kerja dan memberi motivasi pada siswa untuk meraih cita-cita.

”Progran kerja kelas inispirasi ini memang difokuskan untuk siswa SD. Saat ini, kita sedang mendata sekolah yang akan jadi sasaran kelas inspirasi. Program akan mulai kita lakukan 20 Mei mendatang,” jelas gadis berparas cantik itu.

Ia menjelaskan, latar belakang membuat gerakan kelas inspirasi di Grobogan itu dilakukan berawal dari rasa kepedulian dan keprihatinannya. Sebab, selama ini, ia sudah aktif ikut gerakan kelas inspirasi di Jogjakarta. Sementara di daerah asalnya justru belum terbentuk.

”Dari sinilah saya akhirnya berinisiatif membentuk kelas inspirasi disini. Ternyata, responya sangat bagus dan ini membuat saya bersemangat,” cetus gadis yang punya postur 170 cm itu.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Purwodadi Amin Hidayat menyambut baik hadirnya kelas inspirasi tersebut. Sebab, ia menilai gerakan ini dinilai punya manfaat positif dalam memotiviasi para siswa untuk bisa sukses menggapai masa depannya.

”Saya siap mendukung kelas inspirasi ini. Meski begitu, saya pesan supaya program kerjanya dipersiapkan sebaik mungkin biar hasilnya bisa maksimal. Nanti, saya akan coba hubungi alumni yang sudah sukses supaya bisa ikut terlibat dalam gerakan ini,” cetusnya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →