Warga di Ring 1 Pabrik Semen Minta PT SI Bikin Kesepakatan Tertulis

Warga mengikuti sosialisasi terkait rencana penambangan pascapenerbitan surat keputusan kelayakan lingkungan hidup (SKKLH) dan izin lingkungan oleh Gubernur Jawa Tengah. Sosialisasi dilakukan dilakukan beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Warga yang berada di ring satu pabrik semen di Rembang, meminta kepada manajemen PT Semen Indonesia untuk melakukan kesepakatan tertulis dengan warga. Hal tersebut, terkait dengan komitmen PT SI untuk menyejahterakan warga, di antaranya melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Sudarji, salah seorang tokoh Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, mengatakan, kesepekatan tertulis tersebut diperlukan agar ke depan, pihak PT SI tidak lepas terkait komitmennya. Beberapa hal yang perlu direalisasikan PT SI katanya, antara lain, terkait penyerapan tenaga kerja, pendidikan warga setempat, kesejahteraan masyarakat dan akses infrastruktur desa.

“Minimal pihak manajemen PT SI bisa memberikan beasiswa kepada anak-anak sekolah.Karena komitmen PT SI untuk ikut serta mencerdaskan anak bangsa harus direalisasikan. Nantinya, jika banyak SDM yang berkualitas kan bisa menjadi tenaga kerja ahli di PT SI,” ujarnya.

Warga juga meminta agar dalam penyaluran CSR tahun 2017 ini, memberikan porsi tersendiri bagi warga sekitar ring satu. Ditambah lagi, akses jalan di kawasan Kecamatan Gunem, khususnya Desa Tegaldowo juga diminta untuk diperbaiki.

Camat Gunem, Teguh Gunawarman meminta pihak PT SI agar mempertimbangkan mempekerjakan tenaga kerja dari daerah ring satu, termasuk warga yang sebelumnya menentang pendirian pabrik semen.

“Saya akan lakukan pendataan warga yang belum memiliki pekerjaan. Selanjutnya kita sodorkan, soal nanti diterima apa enggak ya tergantung filternya bagaimana, kondisi kesehatannya, akademisnya, dan skillnya,” katanya.

Sementara itu, Manager Engineering dan Project Rembang, Gatot Muwardi menjelaskan, seluruh usulan dari warga akan ditampung terlebih dahulu. Sejumlah usulan-usulan nantinya akan dipertimbangkan terhadap pimpinan.

“Karena kita ini perusahaan milik negara, kita akan tampung dan pilah-pilah terlebih dahulu. Soal penyerapan tenaga kerja itu sudah pasti dan warga sekitar akan tetap kami prioritaskan,” jelasnya.

Adapun dalam tahun ini, PT Semen Indonesia berencana menyalurkan bantuan CSR dengan nominal yang lebih tinggi dari tahun 2016 silam. Rencananya dialokasikan CSR sebesar Rp 35 miliar, terpaut Rp 10 miliar lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

“Soal pengalokasiannya pihak internal manajemen masih dalam tahapan perancangan. Yang jelas kisaran CSR tahun ini diprediksi akan lebih banyak jika dibanding tahun lalu,” tambah Kepala Seksi Bina Lingkungan PT Semen Indonesia, Abdul Manan.

Editor : Kholistiono