Pemotor Lari saat Razia Lalu Lintas, Ternyata Isi Motornya Bikin Kaget Polisi Grobogan

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa (kiri) dan anggotanya sedang menunjukkan nota dan ramalan judi Capjiki yang berhasil diamankan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Aparat Polres Grobogan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menggelar Operasi Simpatik di jalan Solo km 4,5, Jumat (10/3/2017). Kegiatan yang dilangsungkan di depan kantor Dishub itu awalnya berjalan lancar. Namun, menjelang waktu Jumatan, kegiatan razia sempat diwarnai aksi pengejaran terhadap pelanggar lalu lintas yang mencoba lari ke areal sawah.

Peristiwa ini bermula ketika ada pengendara motor berboncengan naik Honda Beat yang melaju dari arah selatan. Pengendara motor yang tidak pakai helm tersebut mendadak langsung putar balik begitu melihat kalau beberapa meter di depannya ada razia.

Melihat ada pelanggar, beberapa anggota polisi langsung mengejar. Ketika diminta menepi, pengendara dan pemboncengnya malah meninggalkan motornya di pinggir jalan. Selajutnya, keduanya malah berupaya lari ke areal sawah.

Lantaran curiga, anggota akhirnya mengejar pelanggar lalu lintas yang kabur. Namun, dari dua orang, hanya satu yang tertangkap. Yakni, seorang remaja berinisial Rb yang statusnya masih pelajar SMK.

Pelajar yang saat itu merupakan pembonceng selanjutnya dibawa ke halaman kantor Dishub berikut sepeda motor yang ditinggalkan di pinggir jalan. Saat diperiksa lebih lanjut, pada sepeda motor terdapat satu dus yang berisi ribuan bendel buku kecil dan ratusan lembar fotokopian.

Ketika dibuka, anggota sontak kaget. Sebab, buku kecil itu ternyata sebuah nota pembelian judi capjiki dengan label Eyang Galogosari Randublatung. Sedangkan lembaran kertas fotokopian merupakan ramalannya.

“Isinya ternyata buku nota dan ramalan judi capjiki. Jumlahnya ada ribuan. Selanjutnya, kasus ini kita limpahkan pada Satreskrim untuk ditangani lebih lanjut,” kata Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa pada wartawan.

Menurut Panji, pembonceng yang diamankan mengaku tidak tahu soal nota dan ramalan tersebut. Sebab, ia awalnya hanya diajak temannya untuk mengantarkan barang tanpa mengetahui tempat tujuannya.

Ditambahkan, motor bernomor polisi K 4371 EZ yang dipakai pengendara itu tidak dilengkapi spion. Kemudian, pajak kendaraannya sudah terlambat dan tidak dibayarkan.

Editor : Akrom Hazami