Polres Rembang Dalami Kemungkinan Adanya Rekayasa Kasus Perampokan Sopir Truk

Petugas kepolisian dari Polsek Rembang sedang melakukan olah TKP. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Polres Rembang masih melakukan pendalaman terhadap kasus perampokan yang menimpa sopir truk tronton  bermuatan besi seberat 23 ton pada Minggu (5/3/2017). Pendalaman juga difokuskan terhadap adanya kemungkinan rekayasa dalam kasus ini.

Pendalaman tersebut terkait adanya berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat mengenai kondisi sopir truk bernama Taufik Ichwan Ghozali (30) warga Dukuh Sejan, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, yang tidak terluka meski dibius dan dibuang di tepi jalan wilayah Desa Padaran.

Kasatreskrim Polres Rembang AKP Ibnu Suka menyatakan segala kemungkinan berlaku apabila berdasar kerangka dari tempat kejadian perkara, tetapi pihaknya mendasari fakta dalam melakukan penyelidikan. “Anggota kami yang ada di lapangan masih melakukan penyelidikan. Dan apakah kasus ini murni tindak pidana perampokan atau yang lainnya,” katanya.

Sampai saat ini,pihaknya belum bisa menyimpulkan ada atau tidak adanya keganjilan, sehingga penyelidikan juga mengupayakan apakah kasus itu murni atau ada rekayasa.

Baca juga : Ini Kronologi Penyekapan Sopir Truk yang Kemudian Dibuang di Pinggir Jalan

“Intinya pada saat sekarang, kami sedang melakukan penyelidikan dan pengembangan. Informasi-informasi penting, bertahap mulai masuk ke kami. Kami hanya bisa pastikan bahwa kendaraan dan barang, saat ini sudah berada di luar kota,” bebernya.

Menurutnya, ada kemungkinan barang-barang hasil kejahatan sejenis besi dilarikan ke daerah Jakarta atau ke Surabaya. Rembang, katanya, lebih sering dipakai sebagai lewatan dan tempat memetik objek kejahatan.

“Dalam kerangka penyelidikan, kami saat ini juga masih menunggu keterangan dari saksi, dalam hal ini dari pihak ekspedisi dan pemilik barang, yang keduanya berasal dari Surabaya. Korban sendiri pada saat ini sudah keluar dari rumah sakit dan sedang diperiksa di Polsek,” katanya.

Editor : Kholistiono