Operasi Simpatik Dimanfaatkan Dishub untuk Sosialisasi Terhadap Sopir Truk Tentang Hal Ini

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Rembang Suyono saat diwawancarai MuriaNewsCom. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Operasi Simpatik Candi 2017 yang digelar oleh Satuan Polisi Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Rembang, bakal dimanfaatkan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan sosialisasi terhadap sopir truk, agar berhenti sejenak ketika melintas di jalur Pantura Rembang, pada pagi hari.

“Kita tidak melarang, tapi, kita imbau untuk kendaraan bertonase besar untuk berhenti sejenak paga pagi hari. Tujuannya, untuk mengurangi adanya kepadatan arus lalu lintas ketika pagi hari, khususny, pada jam-jam masuk kerja atau masuk sekolah,” ujar Kepala Dishub Rembang Suyono.

Menurutnya, kepadatan arus lalu lintas di jalur Pantura Rembang pada pagi hari cukup padat. Selain, kendaraan roda dua, kendaraan bersumbu besar juga banyak yang melalui Rembang. Sehingga, menambah padatnya arus lalu lintas.

Selain hal itu, pihaknya juga bakal menyosialisasikan agar sopir truk tidak secara sembarangan memarkirkan kendaraannya di bahu jalan di jalur Pantura Rembang. Sebab, hal itu bisa membahayakan pengguna jalan lainnya.

Dirinya juga menyatakan, jika jumlah kendaraan yang melintas di jalur Pantura Rembang setiap harinya mencapai sekitar 23 ribu lebih kendaraan. Baik itu roda dua, roda empat (mobi, bus dan truk).

Editor : Kholistiono