Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Perhiasan Emas Kuno yang Ditemukan di Banjarejo Grobogan Ternyata Replika Bunga Padma



Reporter:    /  @ 10:30:22  /  7 Maret 2017

    Print       Email

Warga menunjukkan replika dari bunga Padma, yang lazim digunakan pada masa era Hindu di Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Anggapan banyak pihak yang menyatakan jika perhiasan emas yang ditemukan di Banjarejo, Kecamatan Gabus, Grobogan, adalah jenis bunga mawar atau teratai ternyata salah. Sebab, berdasarkan penjelasan Kepala Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah Tri Hartono, penemuan terbaru di Banjarejo itu diidentifikasikan replika dari bunga Padma.

“Bunga Padma lazim digunakan pada masa Hindu. Jadi kemungkinan besar, perhiasan emas itu merupakan peninggalan era Hindu,” katanya pada wartawan di Grobogan, Senin (6/3/2017).

Menurutnya, bunga Padma dalam sudut pandang Hindu melambangkan kesucian. Diperkirakan, perhiasan yang ditemukan itu umurnya sudah ratusan tahun.

Terkait dengan maraknya penemuan benda bersejarah di Desa Banjarejo perlu adanya penetapan lokasi sebagai situs. Untuk prosedur penetapannya melalui serangkaian tahapan mulai dari BPCB Jateng, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Grobogan, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Grobogan dan Bupati Grobogan.

“Penetapan situs ini penting agar tidak terjadi kerusakan di lokasi yang diduga kuat memiliki banyak benda bernilai historis,” ungkap Tri.

 Baca juga : 

Heboh,Emas Berbentuk Bunga Mawar Muncul dari Bumi Banjarejo Grobogan

Perhiasan Emas Berbentuk Bunga Mawar yang Ditemukan di Sawah Ini Sempat Dikira Barang Mainan

 

Seperti diberitakan, bentuk perhiasan emas berbentuk bunga yang ditemukan di Banjarejo ukurannya tidak terlalu besar. Panjang dari ujung kuncup bunga hingga pangkal tangkainya sekitar 4 cm. Lebar kelopak bunga antar ujungnya juga berkisar 4 cm.

Bagian bunga dalam perhiasan yang diduga sebuah tusuk konde itu ada beberapa lapisan. Paling bawah ada lima helai kelopak bunga yang sudah mekar.

Sementara di atasnya ada beberapa helai yang akan mekar dan ada yang terlihat masih seperti kuncup. Dibagian bawah kelopak terdapat tangkai bunga sepanjang 2 cm yang juga berlapis emas.

“Ukuran perhiasan ini memang tidak terlalu besar. Beratnya sekitar 7,6 gram,” ungkap Kepala Desa Banjarejo Ahmad Taufik.

Perhiasan ini ditemukan Sugiyanto, warga Dusun Medang bertepatan dengan Hari Jadi ke-291 Kabupaten Grobogan, Sabtu (4/3/2017) kemarin. Lokasi penemuannya berada di areal sawah di Dusun Medang. Tepatnya, sekitar 100 meter di selatan tanah keramat yang diyakini sebagai tempat berdirinya bangunan keraton kerajaan Medangkamulan.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →