Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Lokalisasi di Dorokandang Rembang Bakal Ditutup



Reporter:    /  @ 16:30:39  /  4 Maret 2017

    Print       Email

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Rembang – Lokalisasi di wilayah RT 1 RW 8 Desa Dorokandang,Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang akan segera ditutup. Rencananya, penutupan akan dilakukan pada Juni 2017 mendatang.

Camat Lasem Harjono mengatakan, sebelum dilakukan penutupan, saat ini pihaknya sudah melakukan pendekatan secara kekeluargaan dan agamis terhadap pekerja seks komersial (PSK) maupun mucikari, serta masyarakat. Sehingga, nantinya ketika penutupan diefektifkan tidak ada lagi komplain dan permasalahan yang timbul dari masyarakat.

Menurutnya, tercatat, setidaknya ada 53 pekerja seks komersial yang terdapat di tempat tersebut. Namun kini, katanya, mereka sudah mulai berangsur pulang ke kabupaten asal, di antaranya Blora, Jepara dan Grobogan.

Selain PSK, katanya, juga tercatat ada sebanyak 14 mucikari yang biasa ada di lokalisasi tersebut. Para mucikari ini merupakan warga setempat. “Sekarang ini, kami fokusnya adalah pada mucikari yang nota bene merupakan warga setempat. Kami akan koordinasi dengan Dinas Sosial, PKK, dan Dinindagkop untuk membekali mereka dengan keterampilan,” katanya.

Dirinya juga berharap, dengan adanya penertiban penyakit masyarakat, ke depan dapat merajut Lasem sebagai Kota Tua, yang tak lagi ada praktik esek-esek. Kemudian, dirinya juga berharap, Lasem bisa bersih dari sampah dan tertib administrasi desa.

Pihaknya juga akan mengantisipasi kemungkinan pergeseran para PSK ke titik lain di wilayah Kecamatan Lasem. Meskipun sinyal itu belum ditangkap, tetapi ia tetap siaga. “Ke depannya, kami akan terus memantau selalu kondisi tempat tongkrongan tersebut, agar tidak ada lagi muncul praktik serupa,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →