Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Puncak HPN, Jadi Ajang Curhat Bupati Rembang soal Kemiskinan



Reporter:    /  @ 10:42:42  /  4 Maret 2017

    Print       Email

Beberapa tokoh yang mendapatkan penghargaan dari PWI Jateng pada puncak perayaan HPN di Rembang, Jumat (3/3/2017) malam. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Puncak Peringatan Hari Pers Nasional dan HUT PWke-71 tingkat Jateng di Kabupaten Rembang berlangsung meriah. Acara resepsi HPN dan HUT PWI di Pendopo Museum Kartini Rembang, Jum’at (3/3/2017) malam dihadiri sejumlah tamu penting.

Beberapa tamu undangan yang hadir antara lain adalah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono, Kasdam IV/Diponegoro Brigjend Joni Supriyanto, Bupati Rembang Abdul Hafidz, Bupati Kudus Mustofa, Bupati Pati Haryanto, Bupati Pemalang Junaedi. Tampak pula Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat, hadir di acara tersebut.

Ketua PWI Jateng, Amir Mahmud NS menuturkan, puncak kegiatan HPN ke-71 di Rembang menampilkan kegiatan yang mengandung daya rekat atau magnet bagi kabupaten itu. Magnet itu berwujud dengan tour jurnalistik ke sejumlah destinasi wisata Rembang.

“Kami menemukan potensi berbeda di Rembang dibandingkan dengan potensi daerah-daerah lainnya. Terutama potensi wisata budaya. Bahkan tadi ada sejarawan di Lasem yang bilang Rembang dan Lasem layak mengembangkan potensi pariwisata toleransi,” terangnya.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz berharap dalam momen peringatan Hari Pers ini, insan media bisa lebih profesional lagi. Dalam menyajikan berita dan informasi penuh edukasi kepada masyarakat luas.

Dalam kesempatan itu, Abdul Hafidz juga memaparkan jika jumlah warga miskin di Rembang masih sekitar 19 persen. Namun, pihaknya optimis, angka kemiskinan tersebut bisa turun menjadi 11 persen tahun ini. Meski hal itu cukup sulit, namun  menuruntya, dengan berbagai terobosan, maka hal itu bisa tercapai.

“Salah satu upayanya adalah dengan memberdayakan potensi wisata yang ada di Rembang. Baik wisata religi, sejarah dan lainnya. Sehingga dengan pendapatan di bidang pariwisata itulah nantinya bisa memberikan masukan yang lebih baik lagi pada warga Rembang ini. Saya juga minta dukungan dari teman-teman media dalam usaha menurunkan angka kemiskinan di Rembang. Potensi-potensi yang ada di Rembang bisa dipublikasikan. Saya menerima kerja sama sebaik-baiknya dengan media,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyatakan, di era saat ini etika media mainstream berbenturan dengan media gratisan atau media sosial. Sebab, di dalam media sosial hampir tidak ada kontrol.

“Mudah-mudahan banyak hikmah dari Hari Pers nasional ke-71. Dan mudah-mudahan bangsa ini menjadi cerdas berkat peran PWI,” tandas Ganjar.

Di malam resepsi HPN tahun ini, beberapa tokoh menerima penghargaan dari PWI Jateng. Tokoh itu antara lain adalah KH Mustofa Bisri alias Gus Mus sebagai tokoh keberagaman, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Sosmed, Ali Mashar dari SKK Migas sebagai Tokoh Infrastruktur Migas, Supriyatno dari Bank Jateng sebagai Pelopor Kredit Termurah, Hasto Ledianto dari DJP Jateng sebagai Tokoh Tax Amnesty, Atna Tukiman pemilik Fave Hotel Rembang sebagai Tokoh UMKM dan Koperasi Rembang dan Willyanto sebagai Tokoh Olahraga.

Sedangkam kategori Sahabat Pers yakni Bupati Rembang Abdul Hafidz, Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono, Anggota DPR RI Dapil Rembang Firman Subagyo, Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri  dan Ketua DPRD Rembang Majid Kamil.

Sementara itu untuk kategori Lifetime Achievement Bidang Olahraga yakni Andreas Budi Wirohardjo (Pengprov PGSI Jateng), Johar Lin Eng (Asprov PSSI Jateng), Simon Legiman (Pengprov Pertina Jateng).

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →