Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Muhammadiyah Adakan Pelatihan Fasilitator Pengkajian Kebutuhan Pascabencana di Kudus



   /  @ 11:30:34  /  4 Maret 2017

    Print       Email

Suasana kegaiatan Pelatihan Fasilitator Pengkajian Kebutuhan Pengkajian Pascabencana di Kudus. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah Jawa Tengah mengadakan pelatihan fasilitator pengkajian kebutuhan pasca bencana (Jitupasna) di Stikes Muhammadiyah Kudus. 

Kegiatan diikuti peserta dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) se-wilayah  Keresidenan Pati dan Semarang. Kegiatan Jitupasna diselenggarakan selama tiga hari 3-5 Maret 2017. 

Jitupasna merupakan bagian penting dari tahapan penanggulangan bencana terutama pada fase status siaga darurat ke pemulihan. Setelah kejadian bencana maka dilakukan upaya untuk menghitung kerusakan dan kerugian. Juga dilakukan penghitungan terhadap gangguan akses dan fungsi serta meningkatnya risiko yang terjadi.

Menurut Ketua MDMC Jawa Tengah, Naibul Umam, pelatihan ini sangat penting dan strategis seiring dengan meningkatnya intensitas bencana yang terjadi di Jawa Tengah. “Kami perlu mengantisipasi dengan cepat kebutuhan untuk pengkajian pascabencana. Setelah pelatihan ini kami bentuk tim Jitupasna untuk menjawab kebutuhan bantuan pascabencana,” katanya. 

Nur Ipin Kasi Rehab dan Rekon BPDB Kudus mengatakan, kegiatan baru pertama kali didengar, karena biasa yang dilatih adalah cara penanggulangan bencana. “MDMC Muhammadiyah sudah memikirkan menanggulangan setelah bencana. Pelatihan ini bisa ditularkan ke teman-teman SAR,” kata Nur. 

 Editor : Akrom Hazami 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →