Terkait Adanya Dugaan Kekerasan di SMPN 2 Lasem, Begini Sikap Kepsek

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Rembang – Terkait adanya dugaan kasus kekerasan yang dilakukan oknum guru terhadap salah satu siswa di SMPN 2 Lasem, Kabupaten Rembang, Kepala SMPN 2 Lasem Isti Chomawati meminta semua pihak untuk tetap tenang dan bijak menyikapi hal tersebut.

Apalagi, katanya, sejauh ini dirinya sebagai kepala sekolah belum mengetahui adanya kasus tersebut. Meskipun, saat ini kasus itu sudah sampai di Polres Rembang. Sebab, ada salah satu orang tua siswa yang mengadu terkait tindakan kekerasan yang dilakukan oleh salah satu oknum guru.

“Kami minta semua bijak. Sejauh ini, baik dari keluarga korban atau yang diduga sebagai pelaku belum bisa dikonfirmasi. Dari orang tua siswa juga sebelumnya tak ada mengadu atau melapor ke kami jika ada dugaan kekerasan yang dilakukan oknum guru,” ujarnya.

Pihaknya, katanya, juga selalu melakukan koordinasi kepada wali murid. Untuk itu, pihaknya meminta semua nomor wali murid, agar memudahkan pihak sekolah untuk melakukan koordinasi.

“Dalam hal ini, kami juga terus mengimbau kepada guru agar tidak memberikan sanksi fisik kepada siswa, jika siswa melakukan kesalahan. Seperti halnya ketika tidak mengerjakan tugas atau lainnya. Sanksi bisa diberikan dengan cara lain yang lebih mendidik dan membuat siswa jera untuk mengulanginya,” katanya.

Sementara itu, ketika kami mencoba menemui korban dan oknum guru yang diduga menjadi pelaku kekerasan, hingga kini belum bisa ditemui. Sebab, saat ini sedang libur sekolah dalam rangka latihan ujian. “Saat ini siswa pada libur sekolah. Sebab ruangannya dibuat untuk latihan ujian. Sehingga orangnya tidak ada,” ungkapnya.

Pun demikian, ketika kami mencoba menyambangi rumah korban, pihak keluarga juga tidak bisa ditemui.

Editor : Kholistiono