Terlibat Narkoba, Oknum Polisi di Pati Divonis 9 Tahun Penjara

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Pati – Anggota Polres Pati, Dadang Iswahyudi akhirnya divonis sembilan tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara. Di meja pengadilan, Dadang terbukti menyalahgunakan narkoba.

Hakim Ketua Irfanuddin menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Putusan tersebut berdasarkan pada sejumlah pertimbangan.

Salah satunya, terdakwa merupakan penegak hukum yang mestinya memberantas penyalahgunaan narkoba dan memberikan contoh kepada masyarakat, bukan sebaliknya. Selain itu, barang bukti yang dihadirkan di meja persidangan dalam jumlah yang cukup besar.

Dalam Pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 menyebutkan, dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Seperti diberitakan sebelumnya, Dadang Iswahyudi ditangkap tangan pimpinannya sendiri, Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo di sebuah kompleks perumahan pada Senin (16/7/2016) malam. Dadang ditangkap tangan dalam sebuah operasi bersih-bersih narkoba di wilayah Pati.

“Indonesia masuk dalam kategori darurat narkoba dan butuh penanganan secara serius, baik di internal kepolisian maupun masyarakat umumnya. Karena itu, kami tidak akan tebang pilih dalam memberantas setiap penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono