Duh, Alun-alun Purwodadi Belum Dilengkapi Tempat Sampah

Kawasan alun-alun di sekitar tenda PKL perlu disediakan tempat sampah karena sudah mulai ramai pembeli. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Proyek revitalisasi Alun-alun Purwodadi yang menelan dana Rp 10,3 miliar ternyata tidak ada alokasi untuk penyediaan sarana dan prasarana penunjang. Salah satunya, keberadaan tempat sampah.

Padahal keberadaan sarana yang dianggap sepele ini cukup penting untuk menunjang kebersihan alun-alun. Terutama, untuk kebersihan di sekitar tenda PKL di sisi timur yang sudah ditempati sejak Sabtu (11/2/2017) malam lalu.

“Saya dari tadi cari tempat sampah untuk buang gelas plastik bekas minuman tetapi tidak ketemu. Akhirnya, saya taruh saja di bawah pohon besar ini,” kata Lastri, salah seorang pengunjung alun-alun, Rabu (14/2/2017) malam.

Ketua Paguyuban PKL alun-alun Nur Wakhid membenarkan jika saat ini belum ada sarana tempat sampah sampai saat ini. Padahal, keberadaannya sangat dibutuhkan para PKL untuk membuang sampah. Diketathui saat ini volume sampah cukup banyak.

“Untuk sementara, sampah kita kumpulkan dan dibuang di tempat sampah seberang jalan. Kami berharap, keberadaan tempat sampah segera ditempatkan di sekitar sini. Khususnya, di sekitar lokasi PKL yang potensi sampahnya cukup banyak. Selama ini, kami berupaya lokasi ini tetap bersih setelah PKL selesai jualan,” jelas pedagang nasi soto itu.

Sementara itu, Kasi Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Grobogan Noer Rochman saat dikonformasi menyatakan, awalnya pengadaan tempat sampah dikira sudah jadi bagian dalam proyek revitalisasi alun-alun. Namun, ternyata tidak ada alokasi anggaran untuk pengadaan tempat sampah.

“Saat ini, kami sudah menyiapkan tempat sampah untuk ditaruh di kawasan alun-alun. Barangnya lagi diproses bikin dan dalam waktu dekat sudah jadi,” katanya.

Editor : Akrom Hazami