Ratusan Warga Pati Mengungsi Akibat Banjir

Sejumlah warga Desa Kasihan, Kecamatan Sukolilo mengungsi di tempat pengungsian beberapa hari yang lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Banjir yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Pati membuat ratusan warga mengungsi. Hingga Senin (13/2/2017) pukul 08.00 WIB, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Pati mencatat, ada 322 warga yang sudah mengungsi akibat banjir.

Di Juwana, 12 desa yang terkena banjir, antara lain Bumirejo, Doropayung, Kudukeras, Kedungpancing, Jepuro, Gadingrejo, Bendar, Margomulyo, Pekuwon, Mintomulyo, Sejomulyo dan Tluwah. Enam desa yang terdampak banjir di Kecamatan Jakenan, di antaranya Kedungmulyo, Bungasrejo, Karangrowo, Kalimulyo, Tondomulyo, dan Ngastorejo.

Sebelas desa di Gabus yang terendam banjir adalah Penanggungan, Mintobasuki, Banjarsari, Soko, Bogotanjung, Koripandriyo, Pantirejo, Kosekan, Sunggingwarno, Babalan, dan Gempolsari. Tujuh desa di Kecamatan Pati yang terkena banjir, yakni Mustokoharjo, Sugiharjo, Purworejo, Gilis, Sinoman, Gajahmati, dan Widorokandang.

“Di Sukolilo, ada enam desa yang terdampak banjir, yaitu Prawoto, Wotan, Baturejo, Poncomulyo, Gadudero, dan Kasihan. Di Kayen yang terdampak, Desa Srikaton dan Pasuruan, sedangkan Kecamatan Margorejo yang terkena banjir adalah Desa Bumirejo,” kata Sunarto dari Pusdalops BPBD Pati.

Pati Siaga Banjir, 4 Posko Didirikan

Selain merendam pemukiman, banjir di Pati selama 2017 juga sempat merendam 2.584 hektare sawah. Dari 2.584 hektare sawah yang terendam, 1.788 hektare di antaranya merendam padi siap panen, 295 hektare padi muda, 32 hektare tanaman palawija, dan 78 hektare tanaman tebu.
Seperti diketahui sebelumnya, hujan deras dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah daerah terendam banjir. Tak hanya merendam 3.049 rumah, banjir juga merendam 1.589 kandang ternak warga.

Editor : Kholistiono