Polisi Bentuk Satgas Khusus untuk Mengamankan Pilkada Pati

Komisioner Kompolnas RI Irjen Pol (Purn) Yotje Mende (tengah) mendukung langkah Polres Pati membuat satgas khusus untuk mengamankan Pilkada Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Komisioner Kompolnas RI Irjen Pol (Purn) Yotje Mende (tengah) mendukung langkah Polres Pati membuat satgas khusus untuk mengamankan Pilkada Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Polres Pati membentuk satuan tugas (satgas) dari lintas fungsi untuk melakukan pengamanan Pilkada Pati. Satgas terdiri dari satuan reserse, intelijen, binmas, satlantas dan satuan lainnya yang sudah disiagakan.

“Kami ada satgas di sentra penegakan hukum terpadu (gakkumdu) yang terdiri dari polisi, jaksa dan panwaslu. Kami juga ada satgas preventif yang sudah dibentuk secara khusus untuk pengamanan Pilkada Pati secara penuh,” ujar Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo.
Pembentukan satgas khusus tersebut mendapatkan dukungan dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Pasalnya, Pilkada Pati masuk dalam kategori rawan sehingga perlu kekuatan besar untuk mengantisipasi adanya kemungkinan kerusuhan.

“Kami sangat merespons positif kunjungan Kompolnas ke Mapolres Pati beberapa hari yang lalu. Sebab, tidak semua tempat mendapatkan dukungan moril dari Kompolnas. Kami sudah konsultasi apakah ada perubahan konsep pengamanan atau tidak,” tuturnya.

Sementara itu, Komisioner Kompolnas RI Irjen Pol (Purn) Yotje Mende mengatakan, satgas khusus perlu dibentuk untuk membantu Sentra Gakkumdu bila ada polemik dalam Pilkada Pati. Meski demikian, satgas khusus diminta untuk selalu berkoordinasi dengan Gakkumdu, sebelum melakukan tindakan.

“Kalau ada perusakan barang atau tindakan-tindakan anarkis, satgas khusus berkoordinasi dengan gakkumdu dulu. Bila kewalahan, baru Gakkumdu bisa meminta bantuan satgas khusus dari Polres Pati,” ucapnya.

Dalam penegakan hukum pilkada, polisi juga diminta aktif bersama Gakkumdu untuk menganalisa apakah perbuatan seseorang dalam konteks pilkada masuk kategori pidana pemilu atau pidana murni. Karenanya, satgas khusus diharapkan bisa berkoordinasi dengan sentra Gakkumdu supaya kemungkinan gejolak selama pilkada dapat diantisipasi dengan baik.

Editor : Kholistiono