Kerawanan Pilkada Pati Jadi Sorotan Kompolnas

Komisioner Kompolnas Irjen Pol (Purn) Yotje Mende (kanan) saat melakukan kunjungan kerja di Mapolres Pati, Jumat (3/2/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Komisioner Kompolnas Irjen Pol (Purn) Yotje Mende (kanan) saat melakukan kunjungan kerja di Mapolres Pati, Jumat (3/2/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengunjungi Markas Polres Pati, Jumat (3/2/2017). Kunjungan tersebut dalam rangka pengawasan kinerja Polri terkait persiapan pengamanan Pemilukada serentak 2017.

Komisioner Kompolnas Irjen Pol (Purn) Yotje Mende mengatakan, ada hal-hal yang perlu dicek di Pati terkait dengan pilkada. Tingkat kerawanan yang saat ini memasuki masa kampanye akhir perlu mendapatkan perhatian khusus dari petugas kepolisian.

“Menurut laporan yang masuk, ada hal-hal yang perlu diantisipasi pada Pilkada Pati. Penekanan dari pimpinan Polri meminta supaya polisi tidak underestimated, kerawanan-kerawanan sekecil apapun yang muncul tidak diduga atau yang berpotensi mengganggu ketertiban mesti diantisipasi,” ujar Yotje.

Menurutnya, regulasi pilkada sudah ada dan jelas. Karena itu, polisi diminta untuk melakukan pengamanan sesuai dengan regulasi yang ada. Apapun yang dilakukan polisi, Yotje meminta supaya polisi mengutamakan kepentingan umum.

“Kebijakan dalam memutuskan suatu tindakan pada pilkada mesti berdasarkan ketentuan-ketentuan peraturan, undang-undang atau hukum. Semuanya berdasarkan kebijaksanaan, pertimbangan atau keadilan. Ini yang disebut dengan diskresi kepolisian,” ucapnya.

Terkait dengan aksi pengamanan yang dilakukan Polres Pati saat relawan kotak kosong akan menggelar aksi long march tak lama ini, Yotje memberikan apresiasi. Langkah yang ditempuh Polres Pati untuk kembali pada perjanjian antara para pihak untuk tidak melakukan pergeseran massa diakui sudah tepat.

Dia melihat, langkah yang ditempuh Polres Pati sudah berdasarkan kepentingan bersama. Dia berharap, langkah-langkah antisipatif perlu dilakukan hingga pilkada selesai. Hal itu untuk menghindari gejolak yang berpotensi membuat kerawanan kerusuhan.

Sementara itu, Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo mengaku siap melakukan langkah pengamanan pilkada, terutama pengamanan preventif. Saat ini, pihaknya sudah menyiagakan sekitar 1.220 pasukan keamanan yang masih dibantu pasukan dari Brimob, Kodim 0718/Pati, pasukan pemukul Alugoro, hingga penguatan dari Satpol PP dan Linmas.

Editor : Kholistiono