Seribuan Orang Senam Bareng saat Peresmian Alun-alun Purwodadi

Ramai! Seribuan Orang Ikuti Senam Bareng dalam peresmian Alun-alun Purwodadi, Grobogan, Selasa. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ramai! Seribuan Orang Ikuti Senam Bareng dalam peresmian Alun-alun Purwodadi, Grobogan, Selasa. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Proyek revitalisasi alun-alun Purwodadi dengan dana Rp 10,3 miliar akhirnya diresmikan Bupati Grobogan Sri Sumarni, Selasa (31/1/2017). Acara ditandai dengan kata peresmian dan penandatanganan prasasti oleh bupati. Setelah itu dilanjutkan dengan acara senam bersama bupati, pimpinan FKPD dan para kepala SKPD.  Sekitar seribu orang terlibat dalam acara senam bersama yang mendatangkan tiga instruktur tersebut.

Selain PNS dan karyawan BUMD, para pegawai yang kantornya disekitar kawasan alun-alun juga ikut berpartisipasi dalam senam bareng. Seperti dari Perhutani KPH Purwodadi, BPS, BPN, Kemenag, dan PT Pos. Terlihat juga anggota Kwarcab Grobogan dan siswa sekolah yang ada di sekitar Alun-alun Purwodadi. “Hari ini, hasil proyek revitalisasi alun-alun saya resmikan. Semoga, keberadaan alun-alun yang baru bisa membawa manfaat buat masyarakat,” ungkap Sri.

Saat berkeliling alun-alun, Sri sempat menyoroti banyaknya pohon peneduh jenis palem yang kondisinya layu. Dia meminta agar pohon itu segera diganti baru biar suasana terlihat lebih indah. “Pohon yang mati harus segera diganti. Tidak harus jenis palem tetapi bisa pohon peneduh lainnya. Kalau banyak pohon, suasana juga kelihatan lebih rindang dan asri,” cetusnya.

Usai senam dan berkeliling lokasi, Sri Sumarni bersama jajaran FKPD berbaur dengan peserta senam untuk sarapan bersama dengan menu nasi pecel di bawah tenda tempat jualan para PKL. Sementara itu, usai acara senam bareng, suasana alun-alun juga terlihat meriah. Ini menyusul banyaknya anak sekolah yang berolah raga di tempat itu. Beberapa anak tampak membawa bola plastik dan bermain sepak bola di lapangan alun-alun.

“Hore sekarang bisa main bola lagi di alun-alun,” cetus bocah-bocah itu dengan nada riang.

Editor : Akrom Hazami