Picu Kemacetan, PKL di Jalan KH Mansyur Rembang Ditertibkan

Petugas Satpol PP menertibkan PKL yang yang biasa berjualan di Jalan KH Mansyur Rembang, karena memicu kemacetan. (Humas Setda Rembang)

Petugas Satpol PP menertibkan PKL yang yang biasa berjualan di Jalan KH Mansyur Rembang, karena memicu kemacetan. (Humas Setda Rembang)

MuriaNewsCom,Rembang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rembang menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang sering mangkal di Jalan KH Mansyur. Para PKL yang sebelumnya berjualan di badan jalan diminta pindah ke atas trotoar.

Kasi Penegak Perda Satpol PP Rembang Nurwanto mengatakan, penertiban pedagang di area tersebut karena sering macet saat jam pulang sekolah. Para pedagang yang berjualan di badan jalan persis di depan SD Kutoharjo IV dan SD Kutoharjo VI sering memicu kemacetan.Ditambah para orang tua yang menjemput anaknya ketika jam pulang sekolah berhenti di sembarang tempat, sehingga membuat ruas jalan tersebut semakin menyempit.

“Di sini kalau jam-jam pulang sekolah macet,karena kurang tertibnya penjemput dan pedagang. Kita bersinergi dengan kepala sekolah, supaya hak-hak pengguna jalan tetap terpenuhi dan pedagang juga masih bisa berjualan. Yang terpenting kemacetan tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada orang tua siswa yang mau menjemput anaknya bisa parkir dengan tertib di dekat trotoar. Jikapun ingin membeli jajanan, bisa turun dari motor dan tidak sambil naik motor yang membuat semrawut jalan.

Pihaknya akan memantau setiap harinya di jam-jam pulang sekolah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sementara, sesuai permintaan pihak sekolah setempat,pedagang diminta berjualan di trotoar, namun tidak nempel di pagar sekolah tetapi lebih maju.

Agus,penjual pentol bakso keliling mengaku setuju jika harus berjualan di atas trotoar. Terlebih para pedagang masih bisa berjualan, hanya masalah tempat tidak masalah yang penting tujuannya baik.“Iya Mas setuju. Yang penting kita masih bisa berjualan,” katanya.

Sementara itu, Imam Rudi salah satu warga Desa Tasikagung yang setiap harinya melewati jalan tersebut mengapreasiasi langkah Satpol PP. Setiap jam-jam pulang sekolah SD dirinya pun selalu terjebak macet di sana.

Editor : Kholistiono