Jelang Pencobolosan, Ribuan Kotak Suara Dibersihkan

Sejumlah tenaga lepas tengah membersihkan kotak surat suara yang akan digunakan untuk Pilkada Pati 15 Februari 2017. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah tenaga lepas tengah membersihkan kotak surat suara yang akan digunakan untuk Pilkada Pati 15 Februari 2017. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati membersihkan kotak surat suara kosong yang akan digunakan untuk pemungutan suara pada 15 Februari 2017. Agenda bersih-bersih dilakukan di Kantor KPU Pati, Selasa (31/1/2017).

Sedikitnya ada 9.000 kotak yang akan digunakan untuk kebutuhan pemungutan suara. Kotak yang dulu sudah digunakan untuk kebutuhan pemilu tersebut dinilai masih layak digunakan pada Pilkada Pati yang tinggal dua pekan ke depan.

“Kebutuhan kotak surat suara untuk Pilkada Pati sekitar 2.338 unit. Sebanyak 2.295 unit untuk tempat pemungutan suara (TPS) di desa atau kelurahan, 63 unit di antaranya akan ditempatkan di 21 kantor kecamatan. Masing-masing kecamatan diberi tiga kotak surat suara,” ujar Ketua KPU Pati Much Nasich.

Saat ini, kotak-kotak tersebut masih dilakukan pencucian. Pembersihan kotak suara tersebut diharapkan segera selesai supaya pendistribusian logistik di tingkat kecamatan bisa dilakukan cepat waktu. Sesuai jadwal, logistik akan didistribusikan seminggu sebelum pelaksanaan pemilihan.

Setelah dari kecamatan, logistik diharapkan segera didistribusikan di masing-masing TPS. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terkait dengan keamanan logistik. Bila terlalu lama di kecamatan, faktor keamanan akan dikhawatirkan.

“Distribusi logistik akan dikawal polisi dan Satpol PP untuk memberikan pengawalan ketat. Untuk pengecekan logistik, pihak kecamatan akan memberikan laporan, termasuk acara serah terima dari petugas yang ada di lapangan,” imbuh Nasich.

Waginah, tenaga lepas yang membersihkan kotak surat suara kosong mengaku bisa membersihkan 150 unit setiap hari. Tidak sendirian, dia membersihkan kotak bersama tiga teman lainnya.

Warga Dukuh Ngagul tersebut ditargetkan bisa membersihkan seluruh kotak sampai Jumat (3/2/2017) mendatang. Dia mengaku, keterbatasan tenaga lepas dengan jumlah yang minim membuat pembersihan kotak memakan waktu cukup lama.

Pembersihan satu kotak dihargai Rp 1.500. Bila seluruh kotak untuk keperluan Pilkada Pati dibersihkan, para pekerja akan mendapatkan gaji lepas total sebanyak Rp 3,5 jutaan. Gaji lepas tersebut rencananya akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Editor : Kholistiono