Kapolres Pati Tindak Tegas Anggotanya yang Terlibat Kasus Narkoba

Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo didampingi Kabag Ops Kompol Sundoyo memberikan keterangan terkait dengan pemberantasan narkoba di tubuh Polres Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo didampingi Kabag Ops Kompol Sundoyo memberikan keterangan terkait dengan pemberantasan narkoba di tubuh Polres Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo tidak segan untuk melibas anggotanya sendiri yang terlibat mengonsumsi atau mengedarkan narkoba. Salah satu oknum polisi yang ditangkap tangan AKBP Ari Wibowo berinisial DI.

Selain DI, ada sekitar 21 anggota polisi yang ditahan karena terlibat narkoba. “Selama itu bisa dibuktikan, prosesnya tetap jalan. Ada beberapa anggota yang kita proses. Soal nanti dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) akan dikaji, masih layak atau tidak,” ujar AKBP Wibowo.

Untuk membuktikan anggotanya terlibat kasus narkoba, dia meminta keterangan dari tersangka dibuktikan dengan fakta-fakta dan saksi-saksi lainnya. Selama kasus itu bisa dibuktikan, dia akan memprosesnya dengan tegas. Dia tidak ingin institusi kepolisian sebagai penegak hukum yang berkomitmen memberantas narkoba, justru terlibat kasus narkoba.

“Dari bukti urine yang tidak ada barang bukti saja, kita tahan semuanya. Ada 21 anggota yang pernah kita tahan. Saat ini, sehari ada tiga kali sidang untuk memproses itu. Kita main random, ada tanda-tanda tidak beres, langsung kita cek urine,” tuturnya.

Bila terbukti positif, anggotanya akan langsung disidang. Hal itu diharapkan untuk menekan dan meminimalisasi penyimpangan-penyimpangan yang ada di tubuh Polri. Selama ia menjabat sebagai Kapolres Pati, semua anggota harus terdata dan dihukum bila terbukti terlibat kasus narkoba.

DI sendiri saat ini masih menjalani masa persidangan dan dituntut sepuluh tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. DI didakwa Pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Terlebih, DI merupakan anggota polisi yang mestinya memberantas, tetapi justru menyalahgunakan sehingga dikenakan tuntutan cukup berat.

DI digerebek pimpinannya sendiri, AKBP Ari Wibowo, saat berada di rumah kontrakan di Kompleks Perumnas Griya Joyokusumo Pati, pertengahan 2016 lalu. Menurutnya, di depan hukum, semua orang sama meskipun anggota polisi. Justru, kata dia, polisi mesti memberikan contoh, bukan melanggar hukum.

Editor : Kholistiono