Bos Karaoke Pungkruk Jepara Didenda Rp 40 Juta

Pelaksanaan sidang terhadap bos karaoke Pungkruk yang digelar di PN Jepara, Kamis (26/1/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pelaksanaan sidang terhadap bos karaoke Pungkruk yang digelar di PN Jepara, Kamis (26/1/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Untuk kali pertama, Pengadilan Negeri (PN) Jepara menyidangkan pemilik usaha tempat karaoke di kawasan Pungkruk, Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Jepara. Hal ini, karena Satpol PP mengendus, jika masih ada pengusaha yang sengaja membuka tempat karaoke di kawasan tersebut, meski pada dua tahun lalu, tempat karaoke di kawasan ini telah dirobohkan dan pemkab secara tegas melarang adanya usaha karaoke di tempat tersebut.

Setidaknya, ada empat pengusaha karaoke di Pungkruk yang menjalani sidang di PN Jepara Kamis (26/1/2017) siang. Yakni Mulud, Arifin, Sulkan dan Sugiyat. Keempatnya diketahui masih membuka usaha karaokenya, ketika petugas Satpol PP melakukan razia beberapa waktu lalu. Bahkan, dari keterangan petugas, mereka sudah diperingatkan beberapa kali.

Dalam sidang tersebut, hakim menjatuhkan vonis untuk keempat bos karaoke tersebut dengan denda Rp 40 juta, atau masing-masing Rp 10 juta dengan subsider tahanan satu bulan.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Jepara Trisno Santosa melalui Kasi Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat Anwar Sadat menjelaskan, sidang yang dimulai pukul 11.30 WIB dan selesai pada pukul 13.00 WIB itu memvonis sama untuk keempat terdakwa.

“Harapannya, dengan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring) kepada empat pengusaha karaoke ini, bisa memberikan efek jera. Hal tersebut, juga sebagai peringatan bagi pengusaha karaoke lainnya,” katanya.

Pihaknya memastikan akan memberlakukan sanksi yang sama kepada pengusaha karaoke lainnya yang masih nekat membuka usaha karaoke. Razia akan terus digalakkan, sehingga kedepannya para pengusaha karaoke bisa menutup usahanya.

Editor : Kholistiono