2017, PMI Jepara Targetkan 24 Ribu Kantong Darah dari Pendonor

Seksi Pelayanan Darah dan Rujukan PMI Jepara Syahrul A.M menunjukan stok darah. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Seksi Pelayanan Darah dan Rujukan PMI Jepara Syahrul A.M menunjukan stok darah. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Tahun 2017, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jepara mentargetkan sumbangan darah dari pendonor sebanyak 24 ribu kantong berbagai golongan darah.

Target tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sebab, tahun 2015 hanya mendapatkan sebanyak 13 ribu kantong dari target sebanyak 15 ribu. Sedangkan tahun 2016 mendapatkan 14.417 kantong darah dari target sebanyak 15 ribu kantong.Target itu dinaikkan lantaran banyaknya permintaan pihak rumah sakit yang ada di Kota Ukir tersebut untuk keperluan medis.

Seksi Pelayanan Darah dan Rujukan PMI Jepara Syahrul A.M mengatakan, untuk target tahun ini memang sekitar 24 ribu kantong darah dari berbagai jenis.”Banyaknya target itu memang tergantung dari permintaan pihak rumah sakait untuk keperluan medis,” kata Syahrul.

Menurutnya, keperluan medis untuk cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kartini, setiap harinya memerlukan sebanyak 30 kantong darah dari berbagai jenis golongan.

“Cuci darah saja di RSUD Kartini itu sebanyak 30 hingga 50 an kantong darah.Sedangkan untuk pendonor darah, setiap harinya hanya mendapatkan sekitar seratusan kantong berbagai jenis golongan. Dan itupun belum lagi untuk keperluan medis lainnya. Kemudian, terhitung mulai 1 hingga 24 Januari 2017 ini, bisa mencapai 1.150 kantong,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, untuk mendapatkan darah tersebut, selain dari pendonor yang datang langsung ke PMI, pihak PMI juga menyediakan dua unit ambulance untuk menyambangi sekolah atau instansi supaya bisa mendekatkan bagi sukarelawan yang akan mendonorkan darahnya.

PMI, katanya, juga sempat bekerjasama untuk mendapatkan darah dari PMI luar daerah. Seperti halnya Sukoharjo sebanyak dua kali di tahun 2016 dan Demak.‚ÄĚKita berharap supaya warga Jepara bisa meningkatkan kesadarannya lagi untuk bisa menjadi sukarela mendonorkan darahnya,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono