Dihadang Gelombang Tinggi, Kapal Siginjai yang Angkut Penumpang ke Karimunjawa ‘Balik Kanan’

KMP Siginjai yang mengangkut penumpang  menuju Karimunjawa terpaksa harus balik ke Dermaga Kartini Jepara karena gelombang tinggi, Jumat (6/1/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

KMP Siginjai yang mengangkut penumpang menuju Karimunjawa terpaksa harus balik ke Dermaga Kartini Jepara karena gelombang tinggi, Jumat (6/1/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Cuaca ekstrem yang melanda perairan laut Jepara membuat alur pelayaran terganggu. KPM Siginjai yang berlayar untuk mengangkut penumpang menuju Karimunjawa terpaksa harus kembali bersandar ke Dermaga Kartini Jepara, Jumat (6/1/2017).

Semula, KMP Siginjai yang ditumpangi 149 orang tersebut berangkat dari Dermaga Kartini pukul 06.30 WIB. Setelah 1 jam perjalanan atau sekitar 8 mil dari dermaga, Nahkoda Kapal Siginjai Husaini harus memutar balik demi keselamatan penumpang lantaran cuaca ekstrem terjadi di perairan Jepara.

Saat diwawancarai MuriaNewsCom setiba di Dermaga Kartini sekitar pukul 09.12 WIB , Nahkoda KMP Siginjai Husaini mengatakan, bahwa cuaca di perairan laut Jepara hari ini cukup buruk. “Setelah satu jam berlayar atau sekitar 8 mil perjalanan, tiba-tiba gelombang tinggi. Sehingga kita memutuskan untuk balik lagi ke dermaga, demi keselamatan, Sebelum kita memutuskan kembali ke dermaga, tentunya kita juga sudah berkoordinasi dengan ASDP, Dewan Kapal, Syahbandar dan lainnya,” kata Husaini.

Dari informasi yang dihimpun MuriaNewsCom, saat ini kekuatan angin di perairan Jepara mencapai  30 knot, serta ketinggian ombak sekitar 2,5 meter.

Dari pantauan MuriaNewsCom di lapangan, selain mengangkut 149 penumpang, kapal jurusan Karimunjawa tersebut juga mengangkut sebanyak 19 unit sepeda motor, 4 unit mobil pribadi, 1 unit truk dan 7 ton muatan barang lainnya.

“Kita juga bingung, informasi dari BMKG bahwa gelombang hanya berketinggian 1 meter, namun di laut ternyata 2,5 meter. Selain itu, kekuatan angin yang diinformasikan ke kita itu sekitar 20 knot. Namun nyatanya malah 30 knot. Sementara itu jarak pandang kita juga maksimal hanya sejauh 1 mil saja,” bebernya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai keberangkatnnya ke Karimunjawa, pihaknya mengutarakan bahwa akan dijadwalkan kembali pada esok hari. “Untuk keberangkatannya lagi kita jadwalkan esok hari. Namun untuk penumpang yang sudah membeli tiket dan gagal berangkat, kita jamin tiket itu bisa digunakan kapanpun atau juga bisa ditukarkan kembali. Sebab para penumpang juga sudah bertiket,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono