Sekdes Bugel Gantikan Posisi Kades yang Konangan Judi Dadu di Grobogan

 

Camat Godong Mundakar menyerahkan SK Bupati Grobogan pada Pj Kades Bugel Susilo Budi Wahono di Kabupaten Grobogan, Rabu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Camat Godong Mundakar menyerahkan SK Bupati Grobogan pada Pj Kades Bugel Susilo Budi Wahono di Kabupaten Grobogan, Rabu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni akhirnya menetapkan Sekretaris Desa Bugel, Kecamatan Godong, Susilo Budi Wahono menjadi Pejabat (Pj) kepala desa setempat. Acara penyerahan SK dilakukan Camat Godong Mundakar kepada pejabat baru, Rabu (4/1/2017).

Sebelumnya, pelayanan di desa tersebut sempat terhambat beberapa bulan. Gara-garanya, Kepala Desa Bugel Imam Setiyadi berurusan dengan hukum karena tertangkap tangan saat berjudi dadu pada Selasa (22/12/2015) lalu.

Akibat terlilit kasus ini, Imam mendapat vonis 10 bulan kurungan. Buntutnya, yang bersangkutan akhirnya diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Desa Bugel, beberapa bulan lalu.

Camat Godong Mundakar menyatakan, setelah pejabatnya kosong karena diberhentikan, sudah sempat ada stafnya yang ditunjuk jadi Pj Kades Bugel. Namun, kinerja Pj ini tidak bisa maksimal karena juga mengemban tugas di kecamatan.

“Akhirnya dengan berbagai pertimbangan, Sekdes Bugel ditetapkan jadi Pj Kades biar pelayanan masyarakat bisa lebih optimal. Kinerja Sekdes Bugel selama ini cukup bagus dan saya rasa mampu mengendalikan roda pemerintahan desa karena pengalamannya sudah lama jadi perangkat,” katanya.

Acara penyerahan SK Pj Kades Bugel juga dihadiri jajaran Muspika Godong. Selain itu, anggota LPMD, BPD, Ketua RT/RW, tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Bugel juga hadir dalam kesempatan itu.

Menurut Mundakar, pejabat yang baru diminta untuk memahami tugas dan kewajibannya sesuai dengan aturan baru mengenai desa dan perangkat desa. Dalam menjalankan tugasnya, pejabat baru diminta untuk melibatkan berbagai komponen terkait, seperti LPMD dan BPD.

“Pejabat Kades ini akan mengemban amanah hingga tahun 2019, sesuai masa berakhirnya jabatan kades sebelumnya. Setiap enam bulan atau semester, kinerjanya akan kita evaluasi,” katanya.

Sementara itu, Pj Kades Bugel Susilo Budi Wahono menyatakan, meski berat namun jabatan yang diemban adalah suatu amanah yang besar harus dilaksanakan. Untuk itu, dia akan bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat dalam membangun dan memajukan desa.

Editor : Akrom Hazami