Tokoh Penolak Pabrik Semen di Rembang Minta Perbedaan Pendapat Tidak Sampai Memecah Kerukunan

Tenda perjuangan yang dihuni oleh warga kontra pabrik semen. Di sebelahnya, saat ini juga berdiri tenda perjuangan pro pabrik semen. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Tenda perjuangan yang dihuni oleh warga kontra pabrik semen. Di sebelahnya, saat ini juga berdiri tenda perjuangan pro pabrik semen. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Terkait dengan didirikannya tenda perjuangan oleh warga pro pabrik semen yang tergabung dalam Laskar Brotoseno yang lokasinya bersebelahan dengan tenda perjuangan penolak pabrik semen, salah satu tokoh penolak pabrik Joko Priyanto menyampaikan, jika hal tersebut tidak dipermasalahkan.

Menurutnya, setiap orang memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya. “Nggak apa-apa. Mereka mendirikan tenda untuk mendukung pabrik semen itu sah-sah saja. Sebab negara Indonesia ialah negara demokrasi. Sehingga setiap warga Negara juga berhak menyalurkan pendapatnya dengan berbagai cara,” ujar Joko, Sabtu (31/12/2016).

Katanya, meskipun berbeda pendapat, yang penting adalah kerukunan tetap dijaga. Sebab, siapaun mereka adalah saudara. Sehingga, tidak harus mengorbankan kerukunan hanya karena perbedaan pendapat.

Lebih lanjut dirinya berharap, adanya tenda perjuangan antara pro pabrik semen dan kontra pabrik semen tidak menimbulkan konflik antarwarga. Sebab, semuanya memiliki hak untuk bersuara dan berpendapat terkait pabrik semen.

Editor : Kholistiono