Nenek Tewas Tenggelam saat BAB di Sungai di Grobogan

Tim SAR mengusung jenazah korban tenggelam yang berhasil ditemukan di Grobogan, sekitar pukul 14.00 WIB. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim SAR mengusung jenazah korban tenggelam yang berhasil ditemukan di Grobogan, sekitar pukul 14.00 WIB. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa orang tenggelam terjadi di Desa Ngabenrejo, Kecamatan/Kabupaten Grobogan, Sabtu (31/12/2016). Korbannya diketahui bernama Yasemi, warga RT 04 RW 01, desa setempat.

Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa tenggelamnya korban diperkirakan sudah berlangsung sekitar waktu Subuh. Namun, baru diketahui pihak keluarganya sekitar pukul 07.00 WIB.

Ceritanya, pagi itu anggota keluarganya sedang mencari keberadaan nenek berusia 80 tahun tersebut. Hal itu dilakukan karena tidak lama lagi ada acara hajatan di rumah cucunya yang akan melangsungkan pernikahan. Rumah korban dan tempat cucunya hanya berselisih beberapa rumah saja.

Setelah dicari dirumah tetangga tidak ketemu, anggota keluarga kemudian mencari di pinggiran sungai yang ada di depan rumah Yasemi. Saat menyisir tempat itu, mereka mendapati tongkat kayu yang biasa dipakai Yasemi sehari-hari.

Setelah diperiksa, ada bekas jejak kaki di pinggir sungai seperti bentuk orang terpeleset. Selanjutnya, warga sekitar berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi. Karena tidak kunjung ditemukan, warga kemudian melaporkan pada pihak kepolisian dan meminta bantuan tim SAR BPBD Grobogan.

“Begitu dapat laporan anggota langsung meluncur kesana. Sekitar lokasi yang diperkirakan jadi tempat awal terpelesetnya korban langsung kita sisir tetapi hasilnya masih nihil,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan Masrichan.

Upaya pencarian kemudian diperluas menyisir aliran sungai. Dalam upaya pencarian ini dibantu pula anggota Ubaloka Kwarcab Grobogan dan tim rescue Basarnas pos Jepara.

Setelah menyisir aliran sungai sepanjang 500 meter, anggota tim SAR berhasil menemukan selendang yang diduga milik korban. Kemudian, pencarian diterukan lagi menyusuri aliran sungai menuju wilayah Desa Temon, Kecamatan Brati. Akhirnya, sekitar pukul 14.00 WIB, jasad korban tenggelam ini berhasil ditemukan dan selanjutnya diserahkan pada pihak keluarganya.

Kapolsek Grobogan AKP Sucipto ketika dikonfirmasi menyatakan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda penganiayaan. Jenazah korban selanjutnya diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Menurutnya, dari hasil keterangan sejumlah saksi, sebelumnya korban sempat pamit mau buang air besar (BAB) ke sungai. Biasanya, korban tidak penah buang air besar di sungai. Tetapi hal itu dilakukan karena rumahnya saat itu penuh orang karena cucunya mau menikah. “Kemungkinan, saat buang air besar itulah korban terpeleset karena cuaca masih agak gelap waktu itu,” katanya.

Editor : Akrom Hazami