Puluhan Awak Bus di Terminal Induk Grobogan Mendadak Dites Urine

Petugas dari Dokkes Polres Grobogan tengah memeriksa urine awak bus di terminal Induk Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Petugas dari Dokkes Polres Grobogan tengah memeriksa urine awak bus di terminal Induk Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Puluhan awak bus dan para pedagang asongan yang ada di terminal induk Purwodadi, Jumat (30/12/2016) mengikuti kegiatan tes urine di tempat tersebut. Sedikitnya ada sekitar 20 orang yang ikut diambil sampel urinenya guna dites petugas dari Dokkes Polres Grobogan.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, hasilnya semua negatif. Artinya, tidak ada satupun yang terindikasi mengonsumsi barang terlarang.

Kanit Registrasi dan Identifikasi Satlantas Polres Grobogan Iptu Untung Ariyono menyatakan, selain kondisi kendaraan, faktor manusia juga punya pengaruh besar dalam kasus kecelakaan lalu lintas.

Oleh sebab itu, para pengemudi perlu dites urine untuk memastikan kalau kondisi mereka aman dan layak untuk mengemudikan kendaraan.

“Pelaksanaan tes urine ini merupakan upaya pencegahan terjadinya kecelakaan. Khususnya menghadapi momen libur panjang akhir tahun. Melalui kegiatan ini kita bisa memastikan kalau kondisi awak bus, khususnya sopir benar-benar aman untuk mengemudikan kendaraan,” katanya didampingi Kanit Laka Ipda Sunarto yang ikut memantau pelaksanaan tes urine tersebut.  

Sementara itu, Kepala Terminal Induk Suparna mengatakan, pihaknya sangat mendukung adanya kegiatan pemeriksaan urine buat awak bus dan pedagang asongan tersebut. Selain untuk keselamatan, tindakan tersebut dinilai merupakan upaya untuk mencegah adanya peredaran dan pemakaian narkoba. 

Usai pelaksanaan tes urine, petugas kemudian melangsungkan pengecekan fisik kendaraan. Khususnya, bus antar kota antar provinsi (AKAP). Dalam pengecekan yang dilakukan, ada tiga bus yang terpaksa ditindak karena tidak lengkap suratnya.

“Dari sekitar 15 bus AKAP yang kita periksa, tiga di antaranya kita tilang karena surat-suratnya tidak lengkap,” kata Susanto Adi Wibowo, pegawai Dishubkominfo Grobogan yang juga menjabat sebagai Pejabat Penyidik PNS (PPNS), usai menggelar kegiatan. 

Editor : Akrom Hazami