Sebelum Gorok Teman Karibnya, Pelaku Sempat Menginap di Rumah Korban 2 Hari

Korban masih mendapatkan perawatan di RSUD dr Soetrasno Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Korban masih mendapatkan perawatan di RSUD dr Soetrasno Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Rendi Adriansyah (24) warga Desa Palemsari, Kecamatan Sumber, Rembang tega menggorok Hanafi Nur Rohman (20) warga Desa Polbayem, Kecamatan Sumber, yang merupakan teman karibnya. Hal ini diduga dilandasi adanya api cemburu pelaku terhadap korban, yang diduga dekat dengan istri pelaku.

Akibat perbuatan pelaku, kini korban harus mendapatkan perawatan di RSUD dr Soetrasno Rembang, karena menderita luka-luka di bagian kanan dan kiri leher korban yang cukup serius. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (23/12/2016) kemarin.

Saat ditemui di ruang perawatan di RSUD dr Soetrasno Rembang, korban menceritakan bagaimana kronologi yang dialaminya. “Saya tak menyangka ini terjadi, apalagi pelaku adalah teman saya. Bahkan, dua hari sebelum kejadian, dia sempat nginap di rumah saya,” ujar Hanafi.

Terkait dengan motif pelaku, yang diduga cemburu terhadap dirinya, karena diduga dekat dengan istri pelaku, dirinya tak membenarkan hal itu. “Kalau masalah cemburu itu tak benar. Sebab saya juga tak kenal dekat dengan istri pelaku. Saya hanya bertemu dengan istri pelaku satu kali beberapa waktu lalu. Itupun bersama pelaku,” imbuhnya.

Dirinya juga mengatakan, sebelum kejadian ini, istri pelaku sering mengirim pesan melalui Facebook. Namun hal tersebut, tidak pernah direspon atau dibalas. Dalam pesan tersebut, katanya, istri pelaku sekadar menanyakan perihal suaminya, apakah punya masalah dan pernah bercerita kepadanya.

Menurut informasi yang ia dapat, pelaku memang mempunyai berbagai persoalan hidup. Baik itu utang piutang, hingga kabar akan bercerai dengan istrinya. “Kalau tak keliru, pelaku itu ada utang dengan seseorang bahkan kabarnya akan bercerai istrinya,” ucapnya.

Korban menceritakan bagaimana awal peristiwa tersebut. Menurutnya, pada Jumat pagi kemarin, pelaku bermaksud meminjam sepeda motor Ninja miliknya untuk dibawa pulang. Namun, karena dirinya curiga ada gelagat yang kurang bagus, maka dirinya tidak membolehkan.

Kemudian, korban menawarkan kepada pelaku untuk diantarkan pulang. “Setelah itu, dia saya suruh istirahat dulu, baru saya antar. Tetapi pas lagi istirahat tersebut, dia tiba-tiba menggorok leher saya menggunakan sabut yang didapat di dalam rumah. Saya ketika itu sempat melakukan perlawanan, sebelum akhirnya dia melarikan diri. Harapan saya, semoga pelaku dapat hukuman setimpal,” pungkasnya.

Baca juga : Diduga Cemburu, Pemuda di Rembang Ini Tega Gorok Teman Karibnya

Editor : Kholistiono