Sampah Bisa Dikreasikan jadi Barang Super Oke, Itu Terbukti di Jepara

Plt Bupati Jepara Ihwan Sudrajat saat menghadiri pameran ragam kreasi sampah di Kabupaten Jepara. (JEPARAKAB.GO.ID)

Plt Bupati Jepara Ihwan Sudrajat saat menghadiri pameran ragam kreasi sampah di Kabupaten Jepara. (JEPARAKAB.GO.ID)

MuriaNewsCom, Jepara – Sejak diresmikan kali pertama Januari 2013, jumlah bank sampah di Kabupaten Jepara terus bertambah. Jika pada akhir tahun 2013 tidak lebih dari 10 unit, pada akhir tahun 2015 tercatat berkembang menjadi lebih dari 55 unit. Sementara hingga di tahun 2016 menjadi sebanyak 89 bank sampah yang eksis maupun rintisan.

Bank sampah ini terdiri dari bank sampah  permukiman, bank sampah sekolah dan bank sampah kantor/SKPD.

Semakin banyak jumlah bank sampah, utamanya yang aktif, berarti akan semakin besar manfaat yang dapat diberikan bagi keluarga, masyarakat dan lingkungan. Salah satu hasilnya dapat dilihat langsung pada Pameran Kreativitas Sampah Tahun 2016, di halaman pendapa Kabupaten Jepara.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari ini, Rabu dan Kamis (21-22/12) sekaligus merupakan rangkaian kegiatan Rapat Kerja Daerah II Bank Sampah Kabupaten Jepara yang dibuka langsung oleh Plt Bupati Jepara Ihwan Sudrajat.

Hadir pada kesempatan tersebut, Sekda Jepara, Kepala BLH, Kepala Dinas/Instansi terkait serta peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus dari 89 Bank sampah se-Kabupaten Jepara.

Kepala BLH Kabupaten Jepara, Fadkurrohman menyatakan pameran kreativitas sampah tahun 2016 ini diikuti 24 peserta dari bank sampah, sekolah dan komunitas peduli lingkungan.

Sementara untuk lebih meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup, khususnya bidang persampahan, pada kesempatan rapat kerja kali ini ditampilkan pelaku sekaligus tokoh perintis yang kini menjadi Direktur Bank Sampah Mulya Sejahtera Semarang, Sri Mulyani.

Plt Bupati Jepara Ihwan Sudrajat sangat apresiasi atas berbagai kreativitas dalam pengelolaan sampah, sebagaimana yang ditampilkan dalam pameran. “Diharapkan  dapat lebih meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah,” katanya.

Khusus produk hasil pengolahan limbah sampah hendaknya hendaknya terus ditingkatkan. Sehingga dapat lebih menarik minat para pembeli dan masyarakat serta konsumen secara keseluruhan. 

 Editor : Akrom Hazami