Tiap Tahun PMI Rembang Target Stok Darah Naik 2.400 Kantong

Susi, bagian unit tranfusi darah PMI Rembang menunjukan stok darah yang disimpan di almari penyimpanan darah. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Susi, bagian unit tranfusi darah PMI Rembang menunjukan stok darah yang disimpan di almari penyimpanan darah. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Palang Merah Indonesia (PMI) Rembang setiap tahunnya menargetkan, stok darah bisa naik sebanyak 2.400 kantong. Ditargetkan adanya penambahan stok darah setiap tahunnya tersebut, tak lepas dari permintaan yang juga meningkat.

“Ada berbagai faktor yang mengharuskan kita berupaya untuk menambah jumlah stok darah setiap tahunnya. Di antaranya, faktor kondisi cuaca alam di Rembang, tingkat angka kecelakaan yang termasuk tinggi, demam berdarah, angka melahirkan dan juga permintaan dari daerah lain,” ujar Susi,bagian unit tranfusi darah PMI Rembang.

Menurutnya, untuk 2015, PMI Rembang menargetkan ada 800 kantong darah berbagai golongan untuk setiap bulan. Atau, bila ditotal selama setahun ada 9.600 kantong.Untuk penyalurannya, setiap bulannya ada sekitar 600 hingga 700 kantong darah.

Sementara, untuk 2016 ini, PMI menargetkan sebanyak 1.000 kantong darah per bulan atau sebanyak 12 ribu kantong per tahunnya. Sedangkan untuk target di tahun 2017 mendatang, pihak PMI mengutarakan bahwa akan berupaya bisa mentargetkan sebanyak 1.200 kantong per bulan atau 14.400 kantong per tahun.

“Kalau masalah target, nanti kita koordinasikan kembali dengan PMI. Kami, juga melihat permintaan dari rumah sakit atau juga melihat kondisi alamnya. Untuk sementara ini, memang permintaan darah berbagai golongan itu bukan sekadar dari rumah sakit yang ada di Rembang saja. Melainkan permintaan itu juga ada yang dari wilayah Jepara dan Tuban,” ungkapnya.

Dengam adanya kondisi seperti itu, pihaknya yakin akan bisa menyetok darah dengan maksimal. Selain itu, pihaknya juga akan terus menggandeng berbagai kalangan untuk bisa mendonorkan darah dengan sukarela atas dasar kemanusian.

Editor : Kholistiono