Tim dari UGM Tetap Dilibatkan pada Seleksi Calon Direktur PDAM Grobogan Tahap II

pdam

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Rencana seleksi tahap II buat Calon Direktur PDAM Grobogan akan tetap melibatkan tim dari Fakultas Psikologi UGM Yogyakarta, seperti pada pelaksanaan seleksi tahap I. Hal itu disampaikan Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto, Kamis (18/8/2016).

”Dalam proses rekrutmen Direktur PDAM ini kita menggandeng pihak ketiga dari kalangan perguruan tinggi. Tepatnya, dari UGM. Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan,” ujarnya.

Dalam bursa pendaftaran Calon Direktur PDAM tahap I, terdapat enam orang pelamar. Masing-masing, Orin Retnowati (Surakarta), Wirawan Wibowo (Grobogan), Myra Heltyani (Grobogan), dan Didik Supriyadi (Blora) yang berasal dari lingkungan eksternal. Kemudian, dua pelamar lagi dari internal atau pegawai PDAM, yakni Saemuri dan Dwi Raharjo.

Namun, enam pelamar yang ikut tes asesmen, semuanya dinyatakan tidak memenuhi kriteria dari hasil penilaian tim dari Fakultas Psikologi UGM yang melakukan asesmen terhadap pelamar calon direktur itu. Karena tidak ada satupun yang lolos maka harus dilakukan lagi rekrutmen calon Direktur PDAM tahap II.“Kita jadwalkan, akhir bulan Agustus ini kita mulai tahapan seleksi tahap II. Hanya saja, kapan waktunya belum bisa kita pastikan,” jelasnya.

Anang menyatakan, proses rekrutmen calon direktur PDAM itu tetap terbuka untuk umum. Artinya, selain dari kalangan internal PDAM, dari pihak luar juga punya kesempatan ikut seleksi.

Kemudian untuk persyaratan, sama seperti yang ditentukan dalam seleksi tahap I. Antara lain, pendidikan minimal S1. Kemudian, punya pengalaman mengelola perusahaan minimal 15 tahun bagi calon dari luar PDAM. Untuk calon dari dalam (internal) harus punya masa kerja minimal 10 tahun.

Kemudian, persyaratan usia ditentukan maksimal 50 tahun untuk calon dari luar. Sedangkan calon dari internal PDAM batasan usianya 55 tahun.

Disinggung apakah enam pelamar sebelumnya masih bisa ikut seleksi lagi, Anang belum bisa memberikan kepastian. Sebab, soal ini masih akan dibahas lebih lanjut Bupati Grobogan serta tim penguji.

Editor : Kholistiono