Pengguna Narkoba Pemula Banyak yang Meringkuk di Rutan Jepara

Rumah Tahanan Jepara.

Rumah Tahanan Jepara.

 

MuriaNewsCom, Jepara – Penghuni Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Kabupaten Jepara selama ini didominasi narapidana maupun tahanan kasus narkotika.

Meski begitu, dipastikan bahwa penghuni Rutan tersebut belum pada level pencandu narkoba berat apalagi sampai level gembong narkoba.

Kepala Rutan kelas II B Jepara, Slamet Wiryono mengatakan, sampai saat ini belum ditemukan upaya penyelundupan barang narkotika. Hal itu diduga karena para tahanan maupun narapidana kasus narkoba belum masuk pada level pecandu berat.

“Kalau sudah pecandu berat dan sakau, dimungkinkan upaya penyelundupan barang narkoba pasti ada. Tetapi beruntung di sini semuanya pemula, tidak pecandu berat, jadi tidak ada upaya penyelundupan narkoba,” ujar Slamet kepada MuriaNewsCom.

Menurut dia, ketika para penghuni rutan belum pada level pecandu berat maka lebih mudah untuk disembuhkan. Salah satu cara yang telah dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan keterampilan sesuai dengan bakat dan minat tahanan maupun narapidana.

“Misalnya keterampilan menjadi tukang, membuat beberapa keterampilan tangan seperti keset, dan yang lainnya. Selain itu kami juga memberikan ilmu agama kepada mereka,” terangnya.

Lebih lanjut ia mngemukakan, tidak hanya sekadar memberikan ilmu agama saja. Para penghuni rutan, khususnya narapidana diwajibkan menghafal ayat-ayat pendek dalam Alquran dan bacaan salat ketika bebas atau selesai menjalani masa tahanan mereka,.

“Itu salah satu cara kami membuat agar Rutan Jepara ini tetap kondusif, tidak ada konflik. Kami memberikan materi keagamaan yang lebih dengan cara mewajibkan para narapidana untuk menghafalkan ayat pendek. Minimal, ketika mereka bebas, bisa dan bersedia untuk salat,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami