Cak Nun : Indonesia Belum Aman

Cak Nun bersalaman dengan Ketua Yayasan Qudsiyah Nadjib Hasan. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Cak Nun bersalaman dengan Ketua Yayasan Qudsiyah Nadjib Hasan. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kehadiran budayawan Emha Ainun Najib atau biasa dipanggil Cak Nun, mampu menyedot ribuan penonton. Dalam kegiatan satu abad madrasah Qudsiyah, Cak Nun mengatakan kalau Indonesia belum aman.

“Keadaan Indonesia ini belum aman, masih banyak yang perlu diamankan,” katanya saat pengajian semalam di jalan KHR Asnawi Kudus.

Menurutnya, satu dari sekian kriteria aman adalah keamanan barang dan ekonomi. Hal itu, bukan hanya untuk diri dan keluarga, namun untuk sebuah negara. Dan faktanya, barang milik negara seperti emas dikuras oleh asing. Hal itulah yang masuk membuat Indonesia tidak aman.

Bahkan, Cak Nun mengibaratkan, kalau Indonesia bukan hanya perlu dijahit. Melainkan butuh diganti dengan yang baru.

“Kalau dalam syair lagu Lir Ilir ada Dondomono, maka Indonesia sudah jebol jadi harus diganti,” ungkapnya.

Dia mengatakan, kalau seorang melihat yang tidak beres dengan Indonesia. Maka tugas pertama adalah berjanji dengan dirinya untuk tidak berbuat itu. Dengan demikian Indonesia bisa menjadi baik.

“Mudah mudahan ini dari Kudus, yang akan menyebar se Indonesia. Apalagi ditambah dengan Salawat Aswaniyah ini,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami