Puluhan Prajurit TNI Andil Dalam Gerakan Percepatan Tanam Padi di Margorejo Pati

Prajurit TNI bersama dengan PPL, mantri tani dan kelompok tani melakukan percepatan luas tambah tanam padi di Desa Ngawen, Margorejo. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Prajurit TNI bersama dengan PPL, mantri tani dan kelompok tani melakukan percepatan luas tambah tanam padi di Desa Ngawen, Margorejo. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Puluhan prajurit TNI dari Koramil 12/Margorejo dan Kodim 0718/Pati ikut membantu petani mempercepat tanam padi di Desa Ngawen, Kecamatan Margorejo, Sabtu (30/7/2016).

Gerakan percepatan luas tambah tanam padi tersebut diharapkan bisa membantu petani mempercepat masa tanam, sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Pati pada masa tanam ketiga. Pasalnya, memasuki musim kemarau ini ternyata masih ada hujan sehingga harus dimanfaatkan dengan baik oleh para petani.

“Pada MT ketiga ini, mestinya musim kemarau. Namun, masih ada hujan karena ada La Nina atau semacam kemarau basah. Sebelum itu berakhir, petani harus segera menanam padi mumpung air masih melimpah. Karena itu, kita bantu tanam padi biar lebih cepat,” ujar Pelda Kunaryoto, Babinsa Desa Ngawen.

Ia berharap, agar Babinsa bisa selalu bersinergi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL), mantri tani, kelompok tani hingga pemilik lahan. Dengan demikian, sinergi itu bisa dirasakan manfaatnya kepada para petani yang menjadi pahlawan ketahanan pangan.

Menanggapi hal itu, pemilik sawah, Ramijan mengaku banyak terbantu dengan adanya program kemanunggalan TNI dan rakyat, termasuk petani. Sedikit banyak, prajurit TNI yang saat ini ditugaskan untuk mengawal ketahanan pangan bisa memperkuat sektor pertanian.

“Kalau dulunya kita sering impor beras, saat ini Indonesia sudah mulai ekspor beras. Itu tidak lepas dari sinergitas yang dilakukan pemerintah, TNI, dan petani untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan,” kata Ramijan.

Editor : Kholistiono