PMI Jepara Targetkan Dana Rp 1,8 Miliar

Kegiatan PMI Jepara yang diadakan di pendapa Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Kegiatan PMI Jepara yang diadakan di pendapa Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Gerakan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Jepara Tahun 2016 menargetkan sebesar Rp 1,8 miliar. Hal itu seperti yang terungkap pada pembukaan bulan dana PMI Jepara, Rabu (27/7/2016), di pendapa Kabupaten Jepara.

Sekretaris panitia bulan dana PMI Kabupaten Jepara Lukito Sudi Asmara, mengatakan, target bulan dana tahun ini mengalami kenaikan atau perubahan target dari tahun sebelumnya.

Pada tahun 2015 Jumlah bulan dana yang diterima lewat kupon sejumlah Rp 961.124.000, sedangkan permohonan pada tahun 2016 kali ini sejumlah Rp 1.446.500.000.

“Begitu pula permohonan Bulan Dana PMI Kabupaten Jepara lewat list juga naik dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2015 pendapatan lewat list sejumlah Rp 244.125.000. Sedangkan permohonan Bulan Dana tahun 2016 naik menjadi Rp 353.500.000,” ujar Lukito.

Menurutnya, agar target tersebut dalam kurun waktu maksimal 3 bulan terhitung sejak tanggal 27 Juli 2016 sampai akhir Oktober 2016 bisa tercapai. Pihaknya mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh komponen lapisan masyarakat.

Sasaran pendistribusian kupon Bulan Dana PMI dan kelengkapannya yakni pertama kupon nominal Rp 1.000 sebanyak 11.500 lembar, kupon nominal Rp 2.000 sebanyak 538.000 lembar, kupon nominal Rp 3.000 sebanyak 92.600 lembar, kupon nominal Rp 5.000 sebanyak 4.100 lembar dan untuk kupon nominal Rp10.000 sebanyak 6.000 lembar, pendapatan total dari hasil kupon sebesar Rp 1.446.500.000, serta pendapatan dari list sebesar Rp 353.500.000.

“Hasil dari target di tahun 2016 tersebut akan dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan Tugas Pokok PMI yaitu 80% untuk biaya kegiatan kemanusiaan diantaranya pembinaan dan pengembangan organisasi PMI, membantu para penderita akibat bencana, pelayanan kesehatan dan sosial, memperluas prinsip-prinsip dasar gerakan Palang Merah Internasional dan pembinaan generasi muda,” terangnya.

Sedangkan 10 persen lainnya, kata Lukito, untuk biaya kegiatan kemanusiaan yang pengelolaannya diserahkan kepada PMI Provinsi Jawa Tengah sebagai sumbangan wajib Bulan Dana dan 10 persen sisanya untuk biaya operasional usaha pengumpulan sumbangan.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan ESDM Setda Jepara Bambang Slamet Raharjo mengatakan, kegiatan Bulan Dana PMI merupakan satu cara untuk mendukung jalannya roda tugas kemanusiaan Palang Merah Indonesia.

“Jajaran pemerintah daerah, BUMN, BUMD, perbankan dan seluruh masyarakat Kabupaten Jepara, diharapkan mendukung, berpartisipasi aktif dan mensukseskan Bulan dana PMI Kabupaten Jepara Tahun 2016 ini,” katanya.

Editor : Akrom Hazami