Mantap, Pelajar Cantik Asal Grobogan Ini Berhasil Terpilih Jadi Anggota Paskibra Jateng

Alya Nurkinasih Putri Handayani didampingi wali kelas Teguh Budi Utomo saat menceritakan pengalamannya mengikuti seleksi Paskibra Jateng (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Alya Nurkinasih Putri Handayani didampingi wali kelas Teguh Budi Utomo saat menceritakan pengalamannya mengikuti seleksi Paskibra Jateng (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Satu siswa SMAN 1 Purwodadi berhasil terpilih menjadi anggota Paskibra Jawa Tengah tahun 2016. Namanya pelajar berprestasi ini adalah Alya Nurkinasih Putri Handayani.

Keberhasilan Alya lolos jadi anggota Paskibra tingkat provinsi ini memang patut dapat apresiasi. Sebab, siswa kelas XI/MIPA-2 itu menjadi satu-satunya wakil dari Grobogan yang terpilih.

“Saat seleksi akhir di Semarang, sebenarnya ada dua orang yang ikut. Satu lagi adalah teman satu sekolah namanya Riksa Tri Surya Pratama,” jelas pelajar asal Desa Kramat, Kecamatan Penawangan itu.

Proses seleksi anggota Paskibra Jawa Tengah itu sudah diawali bulan April lalu. Tahap awal seleksi dilakukan di Grobogan yang diikuti puluhan pelajar dari berbagai sekolah. Setelah melalui tahapan penilaian ketat, jumlah pesertanya berkurang hingga akhirnya tinggal tersisa dua orang.

Selanjutnya, dua orang ini, yakni Alya dan Riksa dikirim ke Semarang untuk mengikuti seleksi tahap akhir. Kedua pelajar ini merupakan anggota Paskib SMAN 1 Purwodadi. Pelaksanaan seleksi terakhir dilangsungkan selama tiga hari di Islamic Center Semarang.

Pengumuman hasil seleksi baru didapat dua bulan kemudian atau akhir Juni lalu. Semula, Alya mengaku pesimis bisa terpilih jadi anggota Paskibra Jateng. Sebab, peserta yang ikut seleksi dinilai punya kemampuan yang bagus.

Putri pasangan Rubadi Handoyo dan Tri Hayumi itu bahkan mengaku sempat berbohong pada kedua orang tuanya. Karena cukup lama belum dapat kabar, Alya sempat bilang kalau tidak lolos seleksi.

“Bapak sama ibu beberapa kali sempat tanyakan bagaimana hasil seleksinya di Semarang. Saya sempat bilang kalau tidak lolos karena waktu itu sudah hampir dua bulan belum dapat kabar hasil seleksi. Setelah pasti lolos, saya kasih tau orang tua dan meminta doa restu sekaligus minta maaf karena sempat membohongi mereka,” ujar gadis yang sejak SMP menemani neneknya Lainem yang tinggal di Desa Depok, Kecamatan Toroh itu.

Sementara itu, Wali Kelas XI/MIPA-2 Teguh Budi Utomo yang menemani bincang-bincang meminta agar Alya menjaga kesehatan dan stamina dengan baik. Sebab, pada tanggal 4-19 Agustus nanti, Alya akan berada di Semarang untuk mengikuti pelatihan hingga pelaksanaan kegiatan di Simpang Lima Semarang.

“Prestasi yang diraih Alya ini memang sangat membanggakan. Sebelumnya, siswa sini sudah beberapa kali terpilih jadi anggota Paskibra Jateng. Semoga Alya nanti bisa mengemban tugas dengan baik,” katanya.

Editor : Kholistiono