Kisah Pilu Mbah Tasiem yang Sebatangkara dan Terpaksa Menghuni Panti Jompo

 Tasiem (73) lansia dari Grobogan yang kini dirawat di Unit Pelayanan Sosial Lansia Margo Mukti Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)


Tasiem (73) lansia dari Grobogan yang kini dirawat di Unit Pelayanan Sosial Lansia Margo Mukti Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Tasiem (73) wanita lanjut usia dari Grobogan tak pernah berkeinginan untuk menghabiskan masa tuanya di panti jompo. Namun, ternyata nasib berkata lain, yang akhirnya mengantarkan dirinya untuk menjadi penghuni panti jompo sejak setahun terakhir.

Mbah Tasiem bercerita, sekitar 5 tahun silam dirinya pernah bekerja di wilayah Purwodadi untuk mengurus orang jompo. Namun setelah orang yang dirawatnya itu meninggal dunia, dirinya langsung ke Dinas Sosial Grobogan untuk bisa tinggal di panti jompo.

“Saya itu tidak punya keluarga lagi di Purwodadi. Sebab orang yang saya rawat dulu juga sudah meninggal. Mau tidak mau, saya ke Dinas Sosial saja, supaya bisa direkomendasikan untuk tinggal di panti jompo,” ujarnya.

Ia katakan, sejak di tinggal di Unit Pelayanan Sosial Lansia Rembang Mergo Mukti, kehidupannya cukup baik. Karena, di panti jompo tersebut, dirinya dirawat. “Meskipun di sini banyak lansia dari daerah lain yang belum saya kenal, namun kami bisa hidup secara kekeluargaan, hidup rukun dan damai,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono