“Jangan Paksa Petani Pakai Pupuk Organik”

pupuk lagi
MuriaNewsCom, Kudus – Terkait tidak terlalu berminatnya para petani di Kudus menggunakan pupuk organik, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan setempat meminta agar pihak distributor tidak memaksa petani menggunakannya. Apalagi harus menggunakan pupuk yang berasal dari pabrik.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kudus Edy Suprayitno melalui petugas pendataan pupuk Muttaqin. Menurutnya, selama ini petani masih dibebankan dengan membeli pupuk organik.

Dan model yang digunakan bervariatif, seperti halnya borongan, yakni ketika membeli pupuk jenis lain, mendapatkan pupuk organik.

“Padahal biaya tersebut sudah termasuk biaya pupuk organik,” katanya.

Dia menambahkan, pabrik pupuk yang memasok pupuk organik terdapat tiga pabrik. Yakni pabrik di Loram Kulon, Jati, kemudian pabrik asal Pati dan Jepara. Meski tiga pabrik, namun perusahaan yang menangani hanya satu saja.

“Kita tunggu saja hasil laborat. Mudah mudahan segera keluar sehingga dapat dijelaskan kepada para petani di Kudus nantinya,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami