Kodim 0718/Pati Siap Tampung Keluhan Pupuk Bersubsidi dan Alat Pertanian

 Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma (kanan) meninjau lokasi pertanian di kawasan Dadirejo, Margorejo. (MuriaNewsCom/Lismanto)


Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma (kanan) meninjau lokasi pertanian di kawasan Dadirejo, Margorejo. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kodim 0718/Pati siap menampung berbagai keluhan yang dialami petani, seperti kelangkaan pupuk bersubsidi, alat pertanian, penjualan gabah, dan beragam polemik lainnya. Hal itu dikatakan Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma, Jumat (22/7/2016).

“Petani punya peran penting dalam program ketahanan pangan nasional. Dari petani, stok kebutuhan pangan dari Sabang hingga Merauke tercukupi. Peran petani sangat besar. Pada saat yang sama, kami ditugaskan untuk mengawal ketahanan pangan. Karena itu, bila ada keluhan, jangan ragu untuk mengadukan kepada kami,” ujar Andri.

Di setiap desa, kata Andri, sudah ada satu personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang mendampingi desa dari berbagai aspek. Salah satunya aspek pertanian. Keluhan petani yang dikeluhkan Babinsa, nantinya akan dilaporkan ke Koramil yang selanjutnya sampai di Kodim.

“Jangan ragu untuk bekerja sama dengan anggota TNI. Petani tidak usah takut bila ada keluhan masalah pertanian. Segera saja laporkan kepada Babinsa setempat supaya kendala di lapangan bisa dibantu diselesaikan,” imbaunya.

Pada masa tanam ketiga, saat ini Dandim memerintahkan kepada masing-masing Koramil di Pati untuk melakukan pendataan pertanian yang valid. Laporan itu harus dilaporkan dengan disertai dokumentasi di lapangan yang dikirim melalui email atau aplikasi Whatsapp.

“Saat ini, petani mestinya mulai menanam tanaman palawija seperti kedelai, kacang hijau, jagung, dan lainnya. Berhubung BMKG memperkirakan terjadi kemarau basah, kami berharap petani bisa arif menyikapi perubahan cuaca tersebut dengan menyiapkan langkah antisipasi supaya bisa panen secara baik,” ucapnya.

Editor : Kholistiono