Ini Sikap APKLI Grobogan Pascarazia yang Dilakukan Satpol PP Terhadap PKL

 

Suasana salah satu ruas trotoar di Jalan R Suprapto Purwodadi terlihat lengang di pagi hari karena tidak ada PKL yang jualan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Suasana salah satu ruas trotoar di Jalan R Suprapto Purwodadi terlihat lengang di pagi hari karena tidak ada PKL yang jualan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah adanya razia yang dilakukan Satpol PP, Selasa (12/7/2016), kawasan di sepanjang Jl R Suprapto Purwodadi sudah terlihat lebih rapi. Pagi hari tadi tidak terlihat lagi adanya PKL yang berjualan di trotoar atau memakan bahu jalan. Sebelum adanya razia, di kawasan tersebut terdapat belasan PKL yang berjualan sejak pagi, mulai sekitar pukul 09.30 WIB.

Terkait dengan adanya razia tersebut, Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Grobogan Adi Sucipto, menyatakan tidak mempermasalahkan tindakan tegas yang dilakukan Satpol PP. Sebab, kesalahan dinilai memang dilakukan oleh sejumlah PKL yang melanggar waktu berjualan yang sudah ditentukan di lokasi tersebut.Yakni, sesuai aturan, para PKL baru diperbolehkan berjualan di situ mulai pukul 16.00 WIB.“Sebelumnya, kita sudah sering mensosialisasikan aturan ini. Namun, karena kemarin momennya pas Lebaran, maka ada rekan kita yang berjualan sejak pagi,” katanya.

Terkait dengan kejadian tersebut, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar pertemuan serta koordinasi dengan para pengurus dan para payuguban PKL yang ada di kawasan Kota Purwodadi. Diharapkan, kejadian tersebut nantinya tidak akan terulang lagi. Ia juga berharap agar semua PKL bisa mematuhi aturan yang sudah ada.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Grobogan Hadi Widoyoko menegaskan, keberadaan para PKL di pagi hari dinilai cukup mengganggu kenyamanan. Sebab, mereka berdagang di depan toko, trotoar dan badan jalan yang mengganggu pengguna jalan dan mengurangi areal parkir kendaraan.“Para PKL ini masih kita beri kesempatan untuk jualan di sini. Hanya saja, jualannya mulai pukul 16.00 WIB. Kami minta para PKL mematuhi aturan ini,” tegasnya.

Hadi menambahkan, para PKL yang terkena razia itu sudah dikasih pembinaan dan diminta untuk membuat surat pernyataan. Selanjutnya, para PKL juga diminta membuat paguyuban, supaya bisa saling koordinasi dan mengingatkan.

 

Editor : Kholistiono