Antisipasi Kebakaran Hutan, PMPH Kudus Dirikan Posko Pemantau

Kebakaran di kawasan Gunung Muria yang terjadi 2015 lalu (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kebakaran di kawasan Gunung Muria yang terjadi 2015 lalu (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Kudus – Untuk mengantisipasi adanya kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Gunung Muria, Paguyuban Masyarakat Pelindung Hutan (PMPH) Kudus mendirikan posko pemantau sebanyak dua unit.

Kepala Desa Colo Joni Awang Ristihadi mengatakan, dua posko pemantau itu ditempatkan di pintu masuk wisata Air Terjun Montel dan pintu masuk Air Tiga Rasa.”Selain itu, posko tersebut akan digunakan untuk memantau para pengunjung tempat wisata. Hal ini untuk memantau, jika ada wisatawan yang membawa peralatan yang membahayakan bagi kawasan wisata,” ujarnya.

Menurutnya, untuk petugas yang ditempatkan di posko tersebut terdiri dari tokoh masyarakat, Perhutani, kelompok sadar wisata dan beberapa unsur lainnya. Untuk penjagaannya, nantinya dilakukan secara bergilir, yang juga akan berpatroli di wilayah hutan maupun tempat wisata.

“Ini semata-mata untuk melindungi kawasan hutan. Dalam hal ini, kami juga bakal memberikan sosialisasi terhadap pengunjung tempat wisata atau masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, posko yang didirikan PMPH Kudus itu diprakarsai dua desa yang ada di kawasan Muria, yakni Desa Colo dan Japan. “Selain itu, kami juga bekerjasama dengan Perhutani maupun Taman Seni Nasional yang ada di Colo,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono