Makanan Lebaran yang Ini Picu Penyakit, lho

kudus-penyakit lebara (e)

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dokter F Hikari Widodo. MuriaNewsCom (Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Banyaknya makanan yang berlimpah selama Lebaran, ternyata memicu timbulnya banyak penyakit. Khususnya makanan yang berbahan manis dengan banyak gula dan santan.

Makanan jenis itu, menjadi favorit selama Lebaran. Hanya tanpa disadari makanan itu pula yang menjadi sumber penyakit Lebaran yang sering dialami orang. Meningkatnya kolesterol dan tekanan darah tinggi yang disebabkan makanan yang serba manis itu.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dokter F Hikari Widodo mengatakan, pasien tekanan darah tinggi dan kolesterol tiap tahun mengalami kenaikan sampai 50 persen.

Menurutnya, rata-rata usia usia 40 tahun ke atas bisa dipastikan terkena penyakit itu, karena makanan yang tidak terjaga. ”Khususnya makanan yang dikonsumsi selama Lebaran. Perlu hati-hati bagi orang yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan diabetes militus (DM), agar tetap terkontrol makanannya,” katanya.

Untuk itu, penderita harusnya dapat hindari atau kurangi makanan kue kering yang manis. Jangan  sampai keterusan untuk mengkonsumsi secara terus. Sedangkan untuk minumnya lebih baik air putih, meskipun kebanyakan jamuan di rumah itu adalah minuman manis seperti sirup.

Hikari menambahkan, kesibukan merayakan Lebaran dapat menyebabkan pasien melupakan kewajiban minum obat untuk mengontrol penyakitnya. Sebenarnya masa puasa adalah masa pengontrolan yang baik untuk sebagian besar penderita DM maupun tekanan darah tinggi.

”Namun ketika Lebaran tiba, tubuh dikagetkan dengan banyaknya asupan gula, kolesterol, dan garam. Inilah yang akan memicu kambuhnya penyakit-penyakit lama,” imbuhnya.

Editor: Merie