Penayangan Film Cukai Disambut Hangat Warga

Warga Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kudus, datang ke lapangan desa mereka untuk menyaksikan pemutaran video iklan cukai yang dilakukan Bagian Humas Setda Kudus, Selasa (31/5/2016) malam. (ISTIMEWA)

Warga Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kudus, datang ke lapangan desa mereka untuk menyaksikan pemutaran video iklan cukai yang dilakukan Bagian Humas Setda Kudus, Selasa (31/5/2016) malam. (ISTIMEWA)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Program penayangan film iklan cukai yang digelar Bagian Humas Setda Kudus di lapangan Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kudus, disambut hangat warga.

Warga yang ada di sekitar lokasi acara, datang langsung ke lokasi, untuk menyaksikan kegiatan tersebut. Mereka penasaran dengan kegiatan yang digelar itu, karena memang seperti nonton bareng.

Film atau video iklan cukai yang diputar itu bersama-sama dengan film-film lainnya yang sudah dipilih. Film menceritakan soal Kabupaten Kudus dengan segala potensi yang dimilikinya.

Dalam video iklan cukai itu, dipaparkan bagaimana penerimaan dana cukai bisa membantu pembangunan di wilayah Kudus. Termasuk jika kemudian ada yang melanggar aturan cukai, maka bisa dikenakan sanksi. Dengan bahasa yang mudah dipahami, warga menjadi semakin senang dengan kegiatan itu.

Selain penayangan film cukai tersebut, juga ditampilkan pentas kesenian yang diisi oleh warga setempat yang memang kreatif. Sehingga membuat malam itu menjadi semakin hangat.

Kepala Bagian Humas Setda Kudus Putut Winarno mengatakan, kegiatan ini memang merupakan bagian dari upaya sosialisasi mengenai ketentuan cukai yang dilaksanakan pihaknya.

”Karena kita menyadari bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui soal ketentuan cukai ini. Padahal, dari penerimaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini, banyak sekali manfaat yang sudah didapat warga,” terangnya.

Putut mengatakan, pihaknya juga ingin menyadarkan masyarakat bahwa dana cukai yang diperoleh Kabupaten Kudus, memang digunakan untuk kepentingan masyarakat luas.

”Masyarakat juga harus paham bagaimana ketentuan soal cukai ini. Termasuk menjelaskan bahwa mereka juga harus mendukung kegiatan yang digelar pemkab terkait dengan dana cukai,” tuturnya.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan berlandaskan Peratuan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK 07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus. (HMS/SOS/CUK)

Editor: Merie