Pelaku Pariwisata Blora Dituntut Melek Medsos

Pembinaan kepada pelaku pariwisata di Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Pembinaan kepada pelaku pariwisata di Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Gencarnya perkembangan teknologi, media sosial salah satunya, membawa dampak yang sangat signifikan bagi segala sektor yang mencoba dipasarkan melalui media sosial.

Tidak terkecuali sektor pariwisata. Hal ini mendorong pelaku pariwisata agar tidak gaptek dan mampu memanfaatkan medsos sabagai salah satu metode pemasaran potensi wisata yang ada.

“Bagi pelaku pariwisata, perlu meningkatkan dan membangun jejaring komunikasi antarpelaku di desa wisata dan memanfaatkan promosi melalui media sosial,” ujar Prambudi Traju Trisno, Kepala Seksi Pengembangan Produksi Pariwisata Dinbudpar Jata Tengah, saat pembinaan kepada pelaku pariwisata di Desa Wisata Tempuran, Selasa (31/5/2016).

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan, bahwa dalam mengembangkan pariwisata selayaknya menggunakan istilah 4A, yaitu Akses, Amenities (fasilitas), Atraksi dan Activity.

Lebih jauh ia menjelaskan, Akses yang dimaksud yaitu akses jalan dan angkutan. Amenities adalah penginapan yang tersedia di sekitar lokasi wisata. Kemudian Atraksi, bisa menyajikan budaya atau kesenian tradisional yang ada. Sedangkan Activity, dimaksudkan dalam desa wisata harus mampu menunjukan ikon dari aktivitas warga setempat dan pelaku pariwisata.

Editor : Akrom Hazami