Video – Madrasah Qudsiyyah Gelar Parade Dandangan

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sekretaris panitia 100 tahun Madrasah Qudsiyyah Abdul Jalil mengatakan, tradisi Dandangan jangan serta-merta bernilai ekonomis belaka. Sebab saat ini tradisi, tersebut sudah tidak bernilai budaya, terlebih bernilai keagamaan.

“Takmir masjid menara juga menyayangkan akan hal itu. Lantaran fasilitas MCK pada PKL Dandangan tidak ada,” katanya.

Oleh sebab itu, di saat acara 100 tahun Madrasah Qudsiyyah ini, yayasan menggelar parade Dandangan dengan cara mengarak beduk Menara keliling Kudus. “Bila Dandangan ini bisa dikembalikan zaman dahulu, yakni bisa bersifat seni budaya, dan keagamaan maka Kudus bisa menjadi kota yang berbudaya,” ujarnya.

Dia menambahkan, budaya Dandangan itu bermula untuk menyambut datangnya Ramadan oleh Sunan Kudus.”Namun lambat laun, malah tradisi itu berubah menjadi suasana ekonomis, budaya dan yang yang dinomortigakan yakni keagamaanya,” tambahnya.

Padahal yang tepat yakni, Dandangan itu merupakan cara untuk menyambut puasa, langsung bisa dijadikan budaya dan yang terakhir yakni ekonomis. Itu yang baik.

Editor : Akrom Hazami