Paras Cantik Tak Jadi Syarat Masuk Akademi Kepolisian

Gubernur Akpol Semarang, Irjen Pol Anas Yusuf (kiri) saat mendampingi ratusan taruna Akpol di Pantai Bandengan, Selasa (3/5/2016). (MuriaNewsCom/WahyuKZ)

Gubernur Akpol Semarang, Irjen Pol Anas Yusuf (kiri) saat mendampingi ratusan taruna Akpol di Pantai Bandengan, Selasa (3/5/2016). (MuriaNewsCom/WahyuKZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Belakangan publik dihebohkan dengan banyaknya polisi wanita (polwan) yang terlihat cantik-cantik. Bahkan, kecantikan mereka pun kerap nongol di layar televisi dan media social. Meski begitu, ternyata wajah cantik tidak menjadi salah satu syarat untuk bisa pendidikan kepolisian.

Gubernur Akpol Semarang, Irjen Pol Anas Yusuf mengatakan, di instansi kepolisian tidak mengenal wajah yang cantik atau tidak. Menurut dia, mengenai keberadaan Polwan cantik hanyalah kebetulan saja.

”Kebetulan banyak juga yang wajahnya cantik dan diterima sebagai taruna Akpol. Wajah cantik bukan syarat masuk Akpol,” ujar Anas Yusuf saat menghadiri sesi pelatihan taruna Akpol di pantai Bandengan Jepara, Selasa (3/5/2016).

Lebih lanjut dia mengatakan, tak ada prioritas khusus bagi calon taruna Akpol yang memiliki paras cantik. Semua memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk diterima menjadi taruna Akpol.

”Bukan yang diterima yang cantik. Untuk diterima sebagai taruna Akpol sudah ada syarat-syaratnya. Yang diterima penampilannya dan intlektualnya yang bagus,” terangnya.

Ratusan taruna Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 50, tahun 2016 ini diberi pelatihan SAR di pantai Bandengan Jepara. Fisik para taruna digenjot dengan sejumlah materi pelatihan, termasuk renang sepanjang 1,4 kilometer.

Taruna yang mengikuti pelatihan ini sekitar 298 orang. Sedangkan materi pelatihan SAR laut ini, diantaranya simulasi evakuasi korban kecelakaan laut dan berenang sejauh 1,4 kilometer dari tengah laut ke tepi pantai, dan sejumlah materi lainnya.

Editor: Supriyadi