Kepala Bappeda Blora Cari Jalan untuk Beri Bantuan ke Guru Madin

 

guru madin maneh (e)

Wakil Bupati Blora Arief Rohman menegaskan akan menganggarkan bantuan setiap bulannya untuk guru madin dan TPQ di wilayah itu, tahun depan. Ini dilakukan demi kesejahteraan guru yang ada. MuriaNewsCom (Rifqi Gozali)

 

 

MuriaNewsCom, Blora – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora untuk memberikan bantuan kepada guru madrasah diniyah dan TPQ tahun depan, disikapi serius Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora.

Kepala Bappeda Blora Samgautama Karnajaya mengatakan, pendidikan tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja. Namun semua komponen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan nonformal.

Sebagai kepala Bappeda, dirinya mengaku sedang mencari format bagaimana mekanisme pemberian bantuan yang akan dilakukan pemkab ini, tidak menyalahi aturan yang ada.

”Mudah-mudahan jika ada peningkatan pendapatan baik dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) dan PAD (Pendapatan Asli Daerah), mungkin akan kita upayakan. Kami semua juga menyadari bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.

Terkait penganggarannya, dirinya menjelaskan untuk hitungan awalnya masih memperkirakan jumlahnya. Tetapi jika skema penganggarannya sudah tertata bagus, pihaknya tidak takut untuk melangkah.

Untuk itu pihaknya berharap seluruh guru madin dan TPQ bisa terdata dengan jelas. ”Sehingga pada proses selanjutnya akan lebih mudah jika akan dilakukan penganggaran,” katanya.

Sebagaimana diberitakan, Wakil Bupati Blora Arief Rohman menegaskan jika tahun depan seluruh guru madin dan TPQ di wilayah itu akan mendapat tunjangan bulanan.

Upaya ini dilakukan, dalam rangka meningkatkan kesejahtaeraan bagi guru itu sendiri. Hanya saja, untuk nominal pastinya berapa yang akan diterima setiap guru belum bisa dipastikan.

”Tapi saya tegaskan bahwa pola bantuannya tidak akan menyalahi aturan dan undang-undang yang ada. Jangan sampai niatan baik kita, malah menimbulkan masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Editor: Merie